Berita

Ayu Yenny Meliyana/rmol

Demokrat: Wanita Linglung Itu untuk Alihkan Isu Suap Sapi

SELASA, 29 OKTOBER 2013 | 00:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Politisi Partai Demokrat Sutan Bhatoegana yakin Komisi Pemberantasan Korupsi tidak akan menggubris ocehan Ayu Yenny Meliyana. Menurut dia, kemunculan dan ocehan Ayu yang berparas mirip Non Saputri alias Bunda Putri, tak lain sebagai upaya pengalihan isu.

"Saya kira KPK lebih ngerti. KPK sendiri yang katakan tidak mau terjebak dengan isu-isu," kata Sutan kepada Rakyat Merdeka Online, Senin (28/10) malam.

Kemarin siang Ayu mendatangi kantor KPK untuk mengklarifikasi karena wajahnya mirip Bunda Putri. Namun tidak ada pimpinan KPK yang bersedia menemuinya. Berbicara seperti orang linglung, perempuan paruh baya itu mengklaim tahu banyak tentang sosok Bunda Putri dan Istana. Anehnya, dia mengaku mau jadi penasihat spiritual KPK dengan bayaran 10 juta.


"Inilah, lagi-lagi kita disibukkan dengan Bunda Putri. Ini pengalihan isu, orang akhirnya jadi sibuk cari Bunda Putri," sambung Sutan.

Sutan mengatakan ada orang yang memanfaatkan Istana dan Cikeas sebagai bahan untuk pengalihan isu tersebut. Kepentingannya supaya publik disibukkan dengan sosok Bunda Putri dan akhirnya kasus impor daging sapi hilang. KPK, katanya, sudah tegaskan tidak ada urgensinya panggil Bunda Putri karena tidak ada kaitannya sama sekali dengan masalah impor sapi.

"KPK yang bisa bongkar mana Bunda Putri yang benar, mana yang salah. KPK pasti lihat apakah ada kaitannya atau hanya pengalihan isu," katanya.

Sutan mengatakan tak perlu lagi berandai-andai pihak mana yang memainkan Bunda Putri untuk pengalihan isu.

"Kita semua tahu siapa yang menyampaikan itu," demikian Sutan.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya