Berita

rm

Hukum

Dikorek Soal Hambalang dan Kongres, Ramadhan Pohan Dua Kali Lahap Integrito

JUMAT, 25 OKTOBER 2013 | 21:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Empat jam lamanya Ramadhan Pohan berada di ruang penyidik KPK dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka Anas Urbaningrum.

"Alhamdulillah semua  lancar," kata Ramadhan yang merupakan Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat dalam press statement yang dikirimnya ke redaksi, beberapa saat setelah dimintai keterangan penyidik, Jumat (25/10).

Ada dua hal yang dikorek penyidik dari Ramadhan, yakni soal proyek Hambalang dan Kongres Partai Demokrat tahun 2010 lalu di Bandung. Mengenai Hambalang, Ramadhan menjelaskan hanya ditanya semenit oleh penyidik. 


"Soalnya saya bahkan tahu nama Hambalang dari media massa. Saya juga tak pernah di Komisi X DPR RI yang tangani pembahasan Hambalang. Saya di Komisi I bidang TNI, Luar Negeri, Kominfo," kata Ramadhan.

Untuk tema kedua Ramadhan panjang menjelaskan. Selain soal Kongres Demokrat, dia juga menjelaskan soal peran dan fungsi dirinya di Partai Demokrat sebagai Wasekjen, dan sebagai Jubir media massa dan opini publik tim pemenangan Andi Mallarangeng ketika kongres. 

Selama berada di KPK, Ramadhan tidak melulu dikorek penyidik. Permintaan keterangan diselingi  istirahat, Jumatan, makan siang, shalat Ashar dan rehat. Di sela rehat panjang, Ramadhan memilih membaca majalah KPK, Integrito.

"Saya sampai dua kali menamatkan bacaan," imbuhnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya