Berita

Dubes Triyono: UNCTAD Siapkan Agenda Pembangunan Pasca 2015

JUMAT, 25 OKTOBER 2013 | 05:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) dapat memberikan kontribusi yang memadai dan relevan dalam proses penyusunan agenda pembangunan global pasca 2015.

Demikian disampaikan Presiden Trade and Development Board UNCTAD Triyono Wibowo dalam laporan di depan sidang Komite II Majelis Umum PBB, di New York (Kamis, 24/10). Dubes Triyono juga merupakan Wakil Tetap RI utuk PBB, WTO dan Organisasi Internasional di Jenewa. Ia terpilih sebagai Presiden TDB UNCTAD pada sesi ke-60 persidangan badan tersebut bulan September lalu.

UNCTAD adalah organisasi internasional yang menjadi wadah pembahasan isu perdagangan dan pembangunan negara berkembang dengan tiga pilar utama, yakni concensus building, research and analysis, dan technical assistance.


Dalam pertemuan yang dipimpin Ketua Komite II, Watap Senegal untuk PBB di New York, Ambassador Abdu Salam Diallo dan dihadiri hampir seluruh negara anggota PBB, Dubes Triyono menjelaskan beberapa isu global yang akan menjadi perhatian UNCTAD dalam masa kepresidennya.

Berbagai isu itu antara lain tindak lanjut berbagai konferensi internasional khususnya yang terkait dengan proses penyusunan agenda pembangunan global pasca 2015, investasi dalam kaitannya dengan Global Value Chains, evolusi trend sistem perdagangan internasional, serta bantuan UNCTAD kepada rakyat Palestina.

Semua isu tersebut telah dibahas pada Sidang TDB sesi ke-60 di Jenewa, tanggal 16-27 September 2013.

“UNCTAD akan terus berupaya memberikan kontribusi terbaiknya dalam pembahasan isu-isu pembangunan melalui evaluasi secara kritis dan konstruktif terhadap proses dan pencapaian target Millenium Development Goals (MDGs), serta mengidentifikasi berbagai indikator yang dapat digunakan dalam menyusun agenda pembangunan global pasca 2015”, demikian ditegaskan Dubes Triyono dalam laporan yang diterima dari Sekretaris Ketiga Perwakilan Tetap RI untuk PBB di New York, Ricardo S. Ruru.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa dalam proses menyiapkan hari jadinya yang ke-50 pada tahun 2014, UNCTAD berencana akan merayakannya dengan mendedikasikan pembahasan utama pada isu-isu agenda pembangunan global pasca 2015. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya