Berita

ilustrasi/net

Politik

GMNI: Negara Melakukan Pembiaran Terhadap Pemuda

KAMIS, 24 OKTOBER 2013 | 16:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemerintah dinilai melakukan pembiaran terhadap generasi muda Indonesia sebagai penerus bangsa. Pembiaran ini sebagai pelanggaran konstitusi yang dilakukan oleh pemimpin bangsa.

"Semangat patriotisme pemuda Indonesia telah mengalami gredasi. Ini sangat berbahaya.  Banyak pemuda yang saat ini tidak nasionalis, terjabak pragmatisme dan gaya hidup hedonis sehingga jati diri bangsa telah hilang," Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Twedy Noviandi dalam diskusi "Pemuda Indonesia Perlu Sumpah Apa Lagi?" di Jakarta, Kamis (24/10). Hadir sebagai pembicara lain yakni pengamat senior yang juga sejarahwan Hermawan Sulistiyo.

Twedy mengatakan apa yang dialami pemuda saat ini adalah akibat adanya pembiaran dari pemerintah sehingga pemuda  tidak dipersiapkan sebagai generasi penerus bangsa. Menurutnya, perlu rekayasa sosial yang positif untuk mewujudkan bangsa yang besar dan negara harus jadi garda terdepan.


Dikatakannya, harusnya negara melakukan pembinaan untuk  mempersiapkan generasi mudanya sebagai penerus bangsa hal ini sesuai dengan amanat konstitusi UUD 1945. Tantangan kedepan akan semakin komplek dan pemuda harusnya dipersiapkan sebagai penerus bangsa sehingga tidak lagi kembali terjajah bangsa lain.

"Pemuda hanya salah satu instrumen. Pemerintah menjadi garda terdepan untuk mengisi bangsa ini.  Dan pemuda jangan dibiarkan dengan sistel liberal seperti sekarang ini," katanya.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya