Berita

Politik

Sri Sultan HB X Capres-Cawapres Paling Kompeten

RABU, 23 OKTOBER 2013 | 20:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meraih nilai tertinggi sebagai tokoh yang paling memiliki kompetensi untuk diusung sebagai calon presiden atau calon wakil presiden. Jejak pendapat yang dilakukan The President Center, Sri Sultan meraih poin tertinggi mengungguli 37 tokoh nasional lainnya.

"Sri Sultan Hamengku Buwono X meraih nilai tertinggi yakni 529 poin," kata Direktur Eksekutif The President Center Didied Mahaswara saat mengumumkan hasil jajak pendapat di Jakarta, Rabu (23/10).

Didied menjelaskan jajak pendapat dilakukan dengan reponden puluhan wartawan politik yang memberikan poin penilaian terhadap 10 kriteria kompetensi, dengan interval nilai satu hingga sembilan.


Hasil jejak pendapat di tempat kedua hingga ke-10 adalah ekonom senior yang juga Ketua Kamar Dagang dan Indsutri (Kadin) Indonesia Rizal Ramli (527 poin), ekonom Sri Edi Swasono (519 poin), Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin (517 poin), Ketua KPK Abraham Samad (515 poin), Rektor Universitas Paramadina Anis Baswedan (515 poin), Siti Hardiyanti Rukmana atau Tutut (508 poin), Joko Santoso (506 poin), Suryadharma Ali (503 poin), dan Joko Suyanto (500 poin).

Di antara 37 nama tersebut juga terdapat 10 pimpinan partai politik yakni, Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan di posisi kesempilan dengan meraih 503 poin, Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa di posisi ke-13 (499 poin), Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra di posisi ke-14 (493 suara), Ketua Umum Partai Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru Yenny Wahid di posisi ke-16 (488 poin), Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani di posisi ke-25 (476 poin).

Kemudian, Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh berada di posisi ke-28 (471 poin), Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman di posisi ke-29 (468 poin), Ketua Umum DPP Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia Sutiyoso di posisi ke-30 (463 poin), Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan bangsa A Muhaimin Iskandar di posisi ke-35 (437 poin), serta Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura Hary Tanoesoedibyo di posisi ke-36 (408 poin).

"Peringkat tokoh nasional ini sangat dinamis dan masih akan terus berubah hingga menjelang pemilu presiden pada Juli 2014. Tokoh tersebut mempunyai kompetensi yang bisa dijadikan pertimbangan bagi parpol untuk dijadikan sebagai cawapres, dan bisa juga berpotensi sebagai capres 2014," demikian Didied.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya