Berita

rizal ramli (tengah)

Politik

Kadin Segera Lobi Pemerintah Hapus Sistem Kuota Impor

RABU, 23 OKTOBER 2013 | 19:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Rizal Ramli bertekad menjadikan Munas VII Kadin sebagai momentum hari kebangkitan Kadin dan Indonesia. Ke depan Kadin akan lebih fokus mendorong lahirnya kebijakan-kebijakan bagi terciptanya iklim usaha yang fair, transparan, dan bersih dari korupsi serta suap.

"Tidak boleh lagi Kadin menjadi alat bagi para elitnya untuk memperoleh proyek-proyek pemerintah, sehingga menjadikan organisasi tidak berwibawa dan disegani," ujar Rizal Ramli dalam pidatonya sesaat setelah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Kadin periode 2013-2018 pada Munas VII Kadin Indonesia di Jakarta hari ini (Rabu, 23/10).

Rizal Ramli mengatakan setelah pengurus lengkap terbentuk, Kadin akan mengundang menteri-menteri teknis guna melobi sekaligus menekan pemerintah agar menerbitkan berbagai kebijakan di bidang ekonomi. Lobi dan tekanan itu antara lain untuk menghapuskan sistem kuota impor yang hanya melahirkan kartel-kartel di bahan pangan, sehingga merugikan bangsa dan rakyat Indonesia.


Menurutnya, jika Kadin berhasil menekan pemerintah untuk menghapuskan sistem kuota maka rakyat Indonesia bisa memperoleh kedelai, gula, daging sapi dan lainnya dengan harga hingga 80% lebih murah. Saat ini rakyat harus membayar berbagai bahan pangan dengan harga lebih 100% lebih mahal dibandingkan harga internasional.

"Saya berharap penghapusan sistem kuota bisa memberi kesempatan teman-teman pengusaha daerah mengimpor kedelai, gula, gandum, daging sapi dan lainnya. Tentu saja, teman-teman juga harus membayar tarif bea masuk agar petani kita juga tetap terlindungi," bebernya.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya