Berita

TTRM Mau Kerjasama Asal Petisi 34 Minta Maaf Dulu

RABU, 23 OKTOBER 2013 | 05:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Riset yang dilakukan Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) situs Gunung Padang didedikasikan untuk bangsa tetapi dengan cara-cara terhormat. TTRM berharap politisasi yang selama ini dilakukan terhadap riset situs Gunung Padang diakhiri.

"Kami mendengar dalam pembuatan Pergub Gunung Padang, tetap ada upaya memasukkan anggota Petisi dalam tim, dan berupaya menghilangkan peran TTRM dalam penemuan hebat di Gunung Padang," ujar inisiator TTRM situs Gunung Padang, Andi Arief, beberapa saat lalu (Selasa, 22/10).

Anggota Petisi yang dimaksud Andi Arief adalah anggota Petisi 34. Petisi 34 adalah istilah yang ditujukan untuk 34 ahli yang pada akhir April 2013 menandatangani sebuah petisi yang mendesak Presiden SBY menghentikan penelitian mandiri di Gunung Padang.


"Terhadap para penandatangan petisi, TTRM tetap memiliki pendirian untuk menolak bekerjasama kecuali mereka meminta maaf pada rakyat atas kesalahannya," imbuh Andi.

Andi mengatakan kewajiban TTRM mengacu pada UU cagar Budaya, harus melaporkan temuannya pada Pemkab/Pemda. Namun, berdasarkan paparan yang ada pemda berhak menggunakan kewenangannya apakah dari paparan tersebut hanya menggunakan dasar UU Cagar Budaya atau juga bisa menambahkan dasar pertimbangan UU lainnya yang berhubungan dengan aktifias dan temuannya. Misalnya menambah UU Riset sebagai dasar pertimbangan, atau jika perlu UU Hak Kekayaan Intelektual atau UU lain.

"Mudah-mudahan, semua peraturan perundangan bisa menjadi pertimbangan," demikian Andi.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya