Berita

rizal ramli/net

Politik

Rizal Ramli: Kadin Harus Terlibat Pembuatan Kebijakan

SELASA, 22 OKTOBER 2013 | 16:20 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Musyawarah Nasional (Munas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) ke VII di Jakarta resmi dibuka Selasa (22/10) pagi. Bertempat di Hotel Manhattan, Munas dihadiri 27 Kadin Daerah (Kadinda) dari seluruh 33 Kadinda dan 25 Asosiasi.

Ketua Umum Kadin DR. Rizal Ramli dalam pidato pembukaan Munas menegaskan tekad Kadin Indonesia untuk memulai sejarah baru dengan menjadi bagian dari kebangkitan perekonomian Indonesia. Kondisi ekonomi Indonesia saat ini sedang berada pada titik rawan karena terjadinya quatro deficits, terutama defisit APBN plus utang lebih dari Rp 2.100 triliun.

"Kita ingin pengusaha tidak memanfaatkan Kadin untuk kepentingan sendiri dan bisnis semata. Kadin harus fokus untuk dapat terlibat pada pembuatan kebijakan," ujar Rizal Ramli.


Sudah saatnya, kata dia, para pengusaha tidak tinggal diam terhadap proses pembuatan kebijakan pembangunan ekonomi nasional karena dengan begitu ekonomi Indonesia bisa tumbuh di atas sepuluh persen. Rizal yakin jika itu terjadi Indonesia akan menjadi negara kuat seperti China dan Jepang.

Rizal Ramli juga mengajak kepada seluruh anggota Kadin untuk bersama-sama mengkiritk sejumlah kebijakan yang dikeluarkan pemerintah jika tidak berpihak kepada rakyat.

"Kita bertekad menjadikan Kadin yang mendorong pemerintah menghasilkan policy, bukan cuma Ketua yang ditenteng-tenteng Presiden dan menteri, itu membuat mereka bangga, kami tidak mau seperti itu," demikian Rizal Ramli.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya