Berita

400 Ratus Pemilik Apartemen Hadiri Rapat P3RS GCM

SENIN, 21 OKTOBER 2013 | 16:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tak kurang dari 400 pemilik unit apartemen Graha Cempaka Mas (GCM) menghadiri Rapat Tahunan Perhimpunan Penghuni Pemilik Satuan Rumah Susun (P3RS) yang digelar di Hotel Cempaka Jakarta akhir pekan lalu (Jumat, 18/10). Suasana jalannya rapat berbeda bila dibandingkan dengan rapat tandingan yang digelar kelompok sempalan akhir Agustus lalu.

"Ini membuktikan warga Graha Cempaka Mas tetap bersatu, tidak mau dipecah-belah orang luar," ujar Sekretaris Pengurus P3RS Campuran CGCM, Johny Tandryanto dalam keterangan yang diterima redaksi.

Juga dilaporkan bahwa pemilik hak suara secara aklamasi menerima laporan pengurus P3RS Campuran GCM tersebut.


Dalam rapat itu terjadi tanya dan jawab antara pengurus P3RS Campuran GCM dengan warga.

Seorang pemilik apartemen C2 di lantai 10, misalnya, mengatakan dirinya tidak mempersoalkan kenaikan biaya service charge seperti yang selama ini diprotes segelintir warga yang menamakan diri Forum Komunikasi Warga Graha Cempaka Mas (FK-WGCM). 

Dia menambahkan warga meminta kenaikan service charge disertai peningkatan pelayanan seputar kenyamanan dan keamanan tinggal di Graha Cempaka Mas.

"Mohon perbaikan di ruang lobi khususnya sofa dan pendingin ruangan," ujarnya.

Ketua P3RS Campuran CGCM Agus Iskandar merespon permintaan ini, mengatakan bahwa lobi akan diperbaiki oleh pemenang tender yang sedang berlangsung.

Dia juga mengatakan bahwa perbaikan lobi terpaksa ditunda karena kisruh yang baru-baru ini terjadi dengan kelompok sempalan.

"Percayalah setelah rapat ini berakhir, sejumlah program kerja yang telah kita disepakati akan berjalan termasuk perbaikan ruang lobi,” kata Agus.

Dia juga menginformasikan sekali lagi bahwa Kepengurusan P3RS yang dipimpinnya adalah sah berdasarkan akta notaris Tampubolon SH pada 5 Febuari  2012 dan berlaku hingga 5 Febuari 2015.

"Jika ada pihak yang mengaku  pengurus di luar nama yang tertera di dalam akta notaris tersebut dinyatakan tidak sah," ujarnya sambil menambahkan telah melaporkan pihak yang selama ini mengaku-aku sebagai pengurus P3RS ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pertengahan Oktober lalu. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya