Berita

Dunia

Pasangan Edan, Menjual Bayi untuk Membeli iPhone

MINGGU, 20 OKTOBER 2013 | 22:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Berapa harga satu unit iPhone 5 terbaru? Berapa pun itu, apakah sebanding dengan harga bayi?

Sulit diterima dengan akal sehat kita. Tetapi itulah yang terjadi di Shanghai, China, belum lama ini. Sepasang suami-istri di Shanghai tega menjual bayi mereka yang baru lahir demi membeli iPhone, komputer dan sepatu.

Pasangan edan itu masih terbilang muda. Baik sang suami maupun sang istri baru menginjak usia 30an. Xinhua yang dikutip CNN menyebut pasangan itu bernama Teng dan Zhang. Dalam laporan Xinhua hari Jumat kemarin (18/10), Menteri Keamanan Publik China mengatakan bahwa Teng dan Zhang menghadapi dakwaan berlapis.


Polisi Shanghai mulai mengamati tingkah pasangan ini bulan Mei lalu, tak lama setalah mereka menggunakan sistem pesan pendek QQ untuk menawarkan anak mereka yang baru dilahirkan.

Di bulan Juni, polisi menangkap keduanya.

Dalam pemerikasan, Teng dan Zhang menyampaikan pengakuan yang mengejutkan. Mereka telah menjual tiga anak bayi mereka yang baru dilahirkan beberapa tahun terakhir ini dengan harga masing-masing 13 ribu dolar AS.

Bayi pertama dijual di tahun 2008, bayi kedua dijual 2011 dan bayi ketiga dijual tahun ini.

Polisi kini sedang berusaha menemukan dua bayi yang sudah lebih dahulu dijual itu.

Tetangga Teng dan Zhang memberikan kesaksian yang membenarkan kelakuan mereka.

Polisi yang menelusuri kartu kredit Zhang memproleh informasi bahwa uang hasil penjualan bayi digunakan untuk membeli beberapa unit iPhone dan sejumlah sepatu mewah.

Masih seperti dilaporkan XInhua, pasangan Teng dan Zhang mengatakan tidak pernah menjual bayi mereka. Mereka berdua memberikan anak-anak mereka itu kepada orang lain tanpa meminta bayaran. Orang yang menerima anak-anak mereka itulah yang memberikan uang kepada mereka tanpa diminta.

Edan. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya