Berita

Presiden sby/net

Pemuda Muhammadiyah: Prof. Subur Harus Bicara, Kasihan BIN dan Istana

MINGGU, 20 OKTOBER 2013 | 13:14 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Klarifikasi tentang apa sesungguhnya yang terjadi berkaitan dengan rumor "penculikan" Prof. Subur Budhisantoso tidak semestinya datang dari pihak Badan Intelijen Negara (BIN) yang dituduh melakukan, Istana Negara, ataupun pantia diskusi di kediaman Anas Urbaningrum.

Penjelasan dari ketiga pihak itu dinilai bias dan subjektif.

"Yang perlu memberikan pernyataan adalah Prof. Subur Budhisantoso. Pasalnya, dialah orang yang paling mengetahui kebenaran tentang rumor tersebut," ujar Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Saleh P. Daulay. 


Mungkin saja Prof. Subur tidak mau memperpanjang kasus ini. Karena itu, dia merasa tidak perlu bicara. Namun dalam kasus ini, pernyataan dia dinilai paling pas untuk mengakhiri polemik yang ada. Bila didiamkan, dikhawatirkan akan muncul berbagai penafsiran terhadap cerita-cerita yang sudah tersebar luas tersebut.

Selain itu, Prof. Subur juga perlu menjelaskan apakah betul menerima undangan panitia dialog dan apakah betul bersedia untuk hadir.  Kalau betul bersedia, lalu apa yang mengganjal sehingga tidak jadi datang.  Penjelasan ini juga penting agar pihak panitia penyelenggara juga bisa terlindungi.

"Kalau kejadiannya tidak seperti yang dipublikasikan media, kasihan kepala BIN dan kasihan juga SBY dan pihak istana. Bagaimanapun, mereka pasti terganggu dengan beredarnya rumor ini," demikian Saleh. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya