Berita

SAWIT NASIONAL

Greenpeace akan Luncurkan Laporan A Licence to Kill

MINGGU, 20 OKTOBER 2013 | 08:27 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kelompok pecinta lingkungan Greenpeace akan meluncurkan sebuah laporan terbaru mengenai industri sawit Indonesia, keterlibatan merek global dan perusahaan besar dari luar negeri, serta kerusakan hutan yang terjadi.

Laporan itu akan diluncurkan pada hari Selasa, 22 Oktober 2013, di Phoenam Coffee, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta.

Dalam keterangan yang diterima redaksi disebutkan bahwa industri minyak kelapa sawit mampu membawa manfaat bagi rakyat serta perekonomian Indonesia. Idealnya, industri minyak kepala sawit itu bisa membawa keuntungan tanpa merusak lingkungan.


"Greenpeace terus berkomitmen memastikan industri kelapa sawit di Indonesia bisa membawa kesejahteraan bagi rakyat Indonesia serta berkontribusi kepada pembangunan Indonesia, tanpa harus merusak lingkungan," demikian tertulis dalam undangan yang diterima redaksi dari Jurukampanye Media Greenpeace Indonesia, Himat Soeriatanuwijaya.

  Menurut Greenpeace, cita-cita ini penting diwujudkan. Sementara beberapa pihak justru beroperasi dengan cara merusak hutan, membahayakan masa depan masyarakat, kekayaan hayati, serta memperparah perubahan iklim, dibanding memberikan kesejahteraan kepada masyarakat Indonesia.

  "Investigasi terakhir yang dilakukan Greenpeace membuktikan bahwa sejumlah merek global serta perusahaan besar dari luar negeri justru memperoleh keuntungan finansial besar dengan cara turut andil merusak hutan Indonesia dalam operasinya." demikian Greenpeace. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya