Kelompok pecinta lingkungan Greenpeace akan meluncurkan sebuah laporan terbaru mengenai industri sawit Indonesia, keterlibatan merek global dan perusahaan besar dari luar negeri, serta kerusakan hutan yang terjadi.
Laporan itu akan diluncurkan pada hari Selasa, 22 Oktober 2013, di Phoenam Coffee, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta.
Dalam keterangan yang diterima redaksi disebutkan bahwa industri minyak kelapa sawit mampu membawa manfaat bagi rakyat serta perekonomian Indonesia. Idealnya, industri minyak kepala sawit itu bisa membawa keuntungan tanpa merusak lingkungan.
"Greenpeace terus berkomitmen memastikan industri kelapa sawit di Indonesia bisa membawa kesejahteraan bagi rakyat Indonesia serta berkontribusi kepada pembangunan Indonesia, tanpa harus merusak lingkungan," demikian tertulis dalam undangan yang diterima redaksi dari Jurukampanye Media Greenpeace Indonesia, Himat Soeriatanuwijaya.
 Menurut Greenpeace, cita-cita ini penting diwujudkan. Sementara beberapa pihak justru beroperasi dengan cara merusak hutan, membahayakan masa depan masyarakat, kekayaan hayati, serta memperparah perubahan iklim, dibanding memberikan kesejahteraan kepada masyarakat Indonesia.
 "Investigasi terakhir yang dilakukan Greenpeace membuktikan bahwa sejumlah merek global serta perusahaan besar dari luar negeri justru memperoleh keuntungan finansial besar dengan cara turut andil merusak hutan Indonesia dalam operasinya." demikian Greenpeace.
[dem]