Berita

ibas/net

Politik

Beredar Pesan BAP Ibas di Hambalang Dihilangkan

JUMAT, 18 OKTOBER 2013 | 20:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Penahanan yang dilakukan KPK terhadap mantan Menegpora Andi Mallarangeng diapresiasi. Namun, selain karena penahanan baru dilakukan kemarin setelah Andi berstatus tersangka 9 bulan lamanya, sebagian kalangan meragukan komitmen KPK menuntaskan kasus Hambalang.

Beredar informasi melalui pesan singkat bahwa semua isi berkas acara pemeriksaan Hambalang yang terkait dugaan keterlibatan Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas dihilangkan. Salah satu BAP yang dihilangkan adalah BAP Yulianis. Bekas petinggi Permai Group itu mengaku pernah mengatakan ke penyidik ada catatan uang ke luar dari perusahaannya mengalir ke Ibas.

Informasinya juga, penghilangan BAP terkait Ibas di Hambalang diskenario oleh salah petinggi KPK. Untuk mengatur itu, dia bolak-balik ke Cikeas. Tak hanya itu, penyidik kasus Hambalang yang awalnya dipegang N diganti penyidik berinisial D.


"Saya sangat kecewa dengan cara kerja KPK seperti ini. Hancur KPK kalau begini jadinya," begitu penggalan informasi yang tersebar melalui pesan singkat yang diterima redaksi belum lama ini.

"KPK telah melakukan kejahatan profesi," begitu bagian lain dari pesan singkatnya.

Selain ke penyidik, Yulianis pernah mengemukakan dugaan keterlibatan Ibas di persidangan saat bersaksi untuk terdakwa Angelina Sondakh. Menurut Yulianis, dalam laporan keuangan Permai Group yang dipegangnya, tercatat ada duit keluar sebesar untuk Ibas.

Pengakuan Yulianis ini membuat Ibas geram. Selain membantah, Ibas pun melaporkan Yulianis atas tuduhan pencemaran nama baik ke Mabes Polri.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya