Berita

Siapkan Dana Rp 7 Triliun, Pemprov Siap Take Over Inalium

KAMIS, 17 OKTOBER 2013 | 17:11 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komisi VI DPR melakukan rapat kerja dengan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan 10 bupati se Sumatera Utara. Rapat Kerja dimulai pukul 9 pagi tadi mengagendakan tentang kelanjutan kontrak karya Inalum dengan Jepang yang akan berakhir 31 Oktober 2013.

"Posisinya Pemprop Sumut meminta pemerintah pusat tidak memperpanjang kontrak karya, agar selanjutnya dikelola BUMN/BUMD," pinta Gubernur Sumut Gatot Puji kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/10).

Pengambilalihan saham Inalium kata Gatot, akan bermanfaat bagi seluruh warga Sumatera Utara terkait dengan suplai listik untuk warga.


"Terkait dengan PLTA Asahan yang saat ini 70% suplai listriknya dipasok untuk operasional PT. Inalum. Pemprov Sumut berharap bila diberi kewenangan untuk pengelolaan Inalum maka defisit suplai listrik di Sumbagut bisa diatasi," jelasnya.

Untuk mengambil seluruh saham PT Inalum, pemerintah pusat dan daerah sendiri sudah menyiapkan dana yang cukup besar agar negosiasi berjalan lancar. "Pemerintah sudah merencanakan budget 7 triliun untuk take over Inalum."

Langkah Pemprov untuk mengambilalih saham didukung penuh oleh parlemen. Anggota komisi VI Refrizal mengatakan pihaknya sangat mendukung upaya pemerintah daerah Sumut untuk mengambil alih saham. Menurutnya, jika saham mayoritas sudah diambil secara otomatis akan menaikan pendapatan belanja pemerintah daerah.

"Karena sahamnya dimiliki oleh pemerintah pusat dan daerah," harapnya.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya