Berita

Prabowo Ajak Masyarakat Aktif Berpolitik

KAMIS, 17 OKTOBER 2013 | 16:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto mengajak masyarakat khususnya yang tinggal di pondok pesantren ikut serta dalam pembangunan politik nasional. Pasalnya, politiklah yang sampai saat ini membawa bangsa untuk merealisasikan cara bagaimana bisa merubah nasib.

Prabowo mengatakan hal itu saat memberikan dua ekor sapi kurban kepada Pondok Pesantren Darul Amal, Sukabumi, Jawa Barat, bersama mantan Dubes Indonesia untuk RRC Mayjend TNI (Purn) Sudrajat selaku pembina pondok pesantren, kemarin.

"Kita harus hargai orang-orang yang mau dan sanggup untuk berpolitik. Menawarkan diri untuk mengabdi kepada rakyat, itulah arti sebenarnya politik," tegasnya.


Dalam kesempatan itu Prabowo mengutip ayat di dalam Al Quran yang berbunyi 'Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum manakala kaum itu tidak berusaha untuk mengubah nasibnya sendiri'. Artinya, lanjut Prabowo, dalam kontek mengubah nasib yang bersumber dari ayat Al Quran tersebut menunjukkan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bisa berguna bagi manusia lain dan manusia yang berjuang untuk hal yang lebih besar dari dirinya sendiri.

Prabowo menjelaskan bahwa yang menjadi tugas bangsa Indonesia sebagai rakyat adalah bagaimana bisa memilih pemimpin-pemimpin politik yang baik yang mengutamakan kepentingan rakyat melebihi kepentingan pribadi dan golongannya.

"Masa depan Indonesia harus ditentukan oleh seluruh rakyat Indonesia. Jangan mau kalau hanya ditentukan oleh segelintir elite di Jakarta," kata Prabowo seperti diteruskan Media Center Prabowo Subianto, Kamis (17/10). [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya