Berita

Politik

Dinasti Atut Tidak Masalah Asalkan Rakyat Banten Sejahtera

KAMIS, 17 OKTOBER 2013 | 01:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tidak ada yang salah dengan dinasti Ratu Atut di Banten. Jabatan penting yang diemban keluarga besar Atut di eksekutif maupun legislatif konstitusional dan sesuai dengan hak mereka sebagai warga negara. Lagipula, Atut dan kroni-kroninya bisa menduduki jabatan karena dipilih oleh rakyat.

"Dinasti yang terbentuk di Banten tidak menjadi masalah asalkan rakyat Banten bisa sejahtera. Tapi praktiknya mimpi itu jauh panggang dari api," ujar anggota DPR RI dari Dapil Banten I, Dedy "Miing" Gumelar, dalam pesan elektronik yang dikirimnya ke redaksi, Kamis (17/9).

Menurut kader PDI Perjuangan ini, dalam melihat peta politik di Banten jangan hanya termangu pada kuatnya cengkeraman dinasti Atut, melainkan harus juga memperhatikan sukses tidaknya kepemimpinan mereka. Sebaiknya cek fakta di lapangan bagaimana kesejahteraan masyarakat Banten.


"Saya kerap turun ke pelosok Banten, kemiskinan sungguh luar biasa. Itu yang mesti kita kritisi, jangan terus-menerus menyerang dinastinya sebab itu dibolehkan oleh Undang-undang," sarannya.

Lebih lanjut Miing yang merupakan mantan pentolan Bagito mengimbau agar BPK tidak hanya memberikan laporan soal penggunaan APBN dan APBD Banten, tapi ikut pro aktif melaporkan kepada aparat penegak hukum jika disinyalir ada kejanggalan. Dengan begitu, APBD Banten dan APBN benar-benar bisa menjadi stimulus bagi rakyat dan tidak dimanfaatkan oleh kepentingan politik individu atau kelompok tertentu.

"Kalau diketahui ada dugaan penyimpangan, BPK harusnya lapor KPK. Jangan sampai anggaran untuk rakyat Banten malah berubah jadi mobil mewah dan hotel," sindir Miing.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya