Berita

DR. Rizal Ramli/net

MISTERI BUNDA PUTRI

RR: Taktik Decoy SBY Berhasil Alihkan Kemarahan Publik

RABU, 16 OKTOBER 2013 | 20:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Jati diri Bunda Putri belum sepenuhnya terungkap. Sementara kalangan meragukan bahwa yang dimaksud Bunda Putri adalah istri salah seorang pejabat tinggi di Kementerian Pertanian.

Foto seorang wanita yang disebut-sebut sebagai sang Bunda Putri pun sudah kadung beredar, utamanya di media massa dunia maya. Foto-foto itu ada yang memperlihatkan sang Bunda Putri bersama Purnomo Yusgiantoro yang kini Menteri Pertahanan dan Andi Mallarangeng yang mantan Menteri Pemuda dan Olahraga.

Namun belakangan mulai beredar pendapat yang meragukan bahwa sang Bunda Putri adalah wanita yang fotonya tersebar di dunia maya itu. Kabar lain yang berkembang mengatakan bahwa sesungguhnya yang dimaksud Ridwan Hakim dalam kesaksiannya di persidangan kasus suap impor daging sapi bukanlah wanita itu.


Ridwan Hakim adalah putra dari Ustadz Hilmi Aminuddin, Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dalam persidangan pekan lalu mengatakan bahwa sang Bunda Putri memiliki hubungan dekat dengan SBY. Pernyataan LHI ini membuat SBY berang. Dia membantah pernyataan LHI itu dan menegaskan dirinya tidak mengenal Bunda Putri.

Informasi teranyar yang beredar mengatakan bahwa Bunda Putri sebenarnya berinisial SS, istri dari pensiunan perwira tinggi Polri PDR yang bertugas di Cikeas. PDR dan SBY disebutkan satu angkatan di Akabri.

Nama SS juga pernah muncul dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Investigatif atas Pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional Hambalang, Bogor, Tahap II, yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). SS pun pernah diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus Hambalang.

Menyikapi hal ini Ketua Umum Aliansi Rakyat untuk Perubahan (ARUP) DR. Rizal Ramli mengatakan, kalau jalinan cerita ini benar, berarti taktik pengalihan isu SBY berhasil.

"Dalam dunia militer dikenal taktik decoy atau penggunaan sasaran palsu. Kalau ini benar, maka SBY berhasil menggunakan taktik decoy dengan tujuan mengalihkan sasaran kemarahan publik, dari orang dalam Cikeas kepada pihak lain di luar Cikeas," katanya kepada redaksi. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya