Berita

Resmi, Haiti Meninggalkan Polisario

SELASA, 15 OKTOBER 2013 | 23:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemerintah Republik Haiti baru-baru ini mengumumkan penarikan dukungan terhadap kelompok separatis Polisario. Penarikan dukungan itu disampaikan Kementerian Luar Negeri Haiti tanggal 2 Oktober lalu.

Polisario adalah kelompok separatis yang mengklaim kemerdekaan Sahara Barat dari Kerajaan Maroko menyusul berakhirnya penjajahan Spanyol di wilayah selatan Maroko itu pada pertengahan 1974 lalu. Eksistensi Polisari merefleksikan persaingan politik antara Maroko dan negeri tetangganya Aljazair mengingat Polisario dibidani oleh Aljazair, dan pada faktanya markas Polisario juga berada di Kamp Tindouf yang merupakan wilayah Aljazair.

Juga berkembang bahwa konflik antara Maroko dan Aljazair tersebut adalah warisan Perang Dingin yang lalu.


Haiti baru mengakui Republik Demokratik Arab Sahrawi yang didirikan Polisario pada tanggal 22 November 2006. Namun dukungan itu hanya berusia kurang dari 7 tahun.

"Keputusan ini ditujukan untuk memfasilitas upaya penyelesaian sengketa melalui Dewan Keamanan PBB," tulis Kemlu dalam keterangan persnya.

Juga disebutkan, pemerintah Haiti mendorong agar konflik tersebut diselesaikan dalam meja perundingan yang didasarkan pada keinginan tulus untuk mengakhirinya.

Haiti juga menyatakan mendukung proposal yang diajukan Maroko yakni memberikan otonomi khusus bagi Sahara Barat. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya