Berita

KOMJEN SUTARMAN.net

Politik

CALON KAPOLRI

Kisman: Sutarman Harus Punya Komitmen Terukur

MINGGU, 13 OKTOBER 2013 | 20:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komjen Sutarman boleh saja menjadi Kepala Kepolisian RI. Tapi, lelaki kelahiran 5 Oktober 1957 yang saat ini adalah Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri itu di kalangan masyarakat tak punya prestasi yang menonjol.

Dapat dikatakan hampir 90 persen persoalan yang dilaporkan masyarakat merujuk pada pelanggaran etika profesi serse. Menurut politisi Nasdem Kisman Latumakulita hal ini memperlihatkan Sutarman juga tidak memiliki prestasi yang baik dalam pembinaan anggota Polri, khususnya serse.

"Kelihatannya kita tak dapat mencegah Sutarman menjadi Kapolri. Tetapi dia harus tahu bahwa publik mengamati sepak terjang dia selama ini. Dan dari catatan yang ada, dia tak punya prestasi menonjol," ujar Kisman dalam perbincangan dengan redaksi.


Karier Sutarman mulai moncer saat ia menjadi Ajudan Presiden Abdurrahman Wahid pada 2000-2001. Setelah Presiden Gus Dur turun dari jabatannya, Sutarman menjadi Kapoltabes Palembang (2001-2003), diikuti penugasan sebagai Direktur Reserse dan Kriminal Polda Jawa Timur (2003-2004), dan Kapolwiltabes Surabaya (2004-2005).

Dari Surabaya, Sutarman ditugaskan sebagai Kepri (2005-2008), disusul sebagai Kepala Selapa Lemdiklat Polri (2008-2010), lalu menjadi Kapolda Jabar (2010-2011), dan Kapolda Metro Jaya sebelum akhirnya menjadi Kabareskrim.

"Saat ia menjadi Kapolda Riau ada kasus penangkapan narkoba yang jaraknya hanya sekitar 3 sampai 5 kapling dari kantor Sutarman. Ini memperlihatkan kegagalannya mengelola keamanan lingkungan yang paling dekat dengan dirinya," ujar Kisman lagi.

Menurut Kisman, harapan minimal masyarakat adalah Sutarman memiliki komitmen yang dapat diukur bersama.

"Dia (Sutarman) harus tahu bahwa kita menyoroti sepak terjang dia selama ini," demikian Kisman. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya