Berita

sopyan wanandi/net

Politik

Sofjan Wanandi Siapkan Rp 2 Triliun Sukseskan JK Cawapres dari PDIP?

JUMAT, 11 OKTOBER 2013 | 18:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Jusuf Kalla digadang-gadang jadi calon wakil presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Siapapun capres yang diusung PDIP tak jadi soal. Yang penting, JK, panggilan akrab Jusuf Kalla, jadi cawapresnya. Duet Mega-JK atau Jokowi-JK harus yang diusung.

Berkembang informasi kelompok Sofjan Wanandi yang menargetkan JK untuk bisa berduet dengan Megawati atau Jokowi pada pilpres 2014. Untuk menggolkan target tersebut, Sofjan yang bos Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) bekerja tidak sendirian. Marie Elka Pangestu dari CSIS yang kini Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ikut bekerja bersamanya.

Kabarnya, kubu Sofjan-Mari Pangestu diam-diam menyiapkan dana bagi duet Megawati-JK atau Jokowi-JK Rp 2 triliun. Megawati atau Jokowi bakal "klepek-klepek dan terpesona" dengan dana sebesar itu. Duet Mega-JK atau Jokowi-JK pun mereka yakini bakal diusung PDIP.


Tentu semua maklum dan mahfum bahwa tak ada makan siang gratis dalam mengajukan capres-cawapres. Kalau manuver tersebut benar adanya, maka keyakinan bahwa akan ada cukong atau bandar pemodal kakap di balik pencapresan Jokowi dari PDIP, juga jadi benar adanya.

Pertanyaannya, kenapa harus JK? Popularitas JK dianggap cocok untuk mendampingi Mega atau Jokowi, ketimbang menduetkan keduanya dengan Aburizal Bakrie atau capres lainnya.

Redaksi masih berusaha mengkonfirmasi ihwal manuver ini kepada Sofjan Wanandi dan Mari Elka.[dem]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya