Berita

Tuntut Tanah, Warga Meruya Selatan Geruduk Copylass

KAMIS, 10 OKTOBER 2013 | 21:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Warga Meruya Selatan tak henti menuntut keadilan. Kali ini mereka mendatangi kantor PT Copylass Indonesia dan PT Jakarta Setiabudi Internasional tbk di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Warga berdemo untuk mempertanyakan PT Copylass Indonesia terkait kepemilikan sertifikat tanah di Meruya Selatan.

Kordinator aksi, La Ode dalam orasinya tadi siang mengatakan, kasus yang seharusnya sudah selesai antara PT Porta Nigra dan warga namun kini muncul PT Copylass Indonesia, yang mengklaim tanah warga yang tadinya hanya 2,5 hektare kini menjadi kurang lebih 11,5 hektare. Padahal girik tanah masih dipegang oleh warga Meruya Selatan.

"Ini tentu tidak bisa dibiarkan oleh Pemda dan aparat karena bisa terjadi preseden yang buruk bagi warga Meruya Selatan. Apa lagi PT Copylass Indonesia sering melakukan intimidasi dan pemaksaan kepada warga guna merebut tanah mereka," ujarnya.


La Ode mendesak PT Copylass Indonesia mengembalikan tanah warga Meruya Selatan dan mendesak Dirgen AHU Kementerian Hukum dan  HAM RI untuk mencabut izin PT Copylass Indonesia. La Ode juga mengimbau seluruh investor nasional dan internasional untuk tidak menanamkan modal kepada PT Copylass Indonesia.

"Dalam audiensi pihak Copylass Indonesia menyalahkan pihak pemerintah dalam hal ini Kelurahan karena terbitnya SAGB yang dimiliki Copylass. Tetapi Lurah yang kami minta pertanggungjawaban malah kabur lepas tangan dari permasalahan ," tambah La Ode.

Aksi yang semula berlangsung damai dan tertib berakhir bentrok. Para demonstran dipukul mundur oleh sekelompok orang yang diduga preman sewaan PT Copylass.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya