Berita

Politik

Yusril Ihza: Evaluasi Husni Kamil Mumpung Pemilu Belum Digelar!

SELASA, 08 OKTOBER 2013 | 17:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengkritik keras pernyataan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Malik.

Menurut Yusril, pernyataan Husni yang ingin agar sengketa Pilkada ditangani KPU menunjukkan tidak jelasnya kualitas dan kemampuan yang dimiliki Husni.

"Mumpung Pemilu 2014 belum dilaksanakan, ada baiknya DPR mengevaluasi Ketua KPU yang kualitasnya dan kemampuannya tidak jelas seperti itu," tulis Yusril dalam akun Twitter miliknya, @Yusrilihza_Mhd, Selasa (8/10).


Menurut Yusril yang dikenal luas sebagai pakar hukum tata negara, keinginan Husni Kamil tersebut sangat aneh dan mengacaukan sistem bernegara yang benar. Husni ingin memperbesar kewenangan KPU, bukan saja sebagai pelaksana Pemilu dan Pemilukada tapi juga menjadi badan peradilan. KPU versi Husni akan menjadi lembaga superior, pelaksana, tapi juga pemutus sengketa ketika ada sengketa melawan bawahannya.

Yusril menegaskan sengketa antara Peserta Pemilukada dengan KPU di daerah tidak bisa diselesaikan KPU Pusat. KPU di daerah mempunyai hubungan hirarkis dengan KPU Pusat. KPU di daerah juga melaksanakan aturan dan arahan yang dibuat KPU Pusat.

Pengalaman selama ini dalam sidang Bawaslu saja, ungkap Yusril, dalam memeriksa sengketa antara satu pihak melawan KPU berjalan amatiran dan amburadul. KPU juga sering tidak perduli dengan putusan Bawaslu, meski kewenangan Bawaslu diberikan UU untuk menangani sengketa.

"Kalau semua kewenangan terpusat di tangan KPU, tamatlah riwayat  Pemilu yang bersih, luber dan jurdil sebagaimana diamanatkan UUD 45," demikian Yusril. [dem]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya