Berita

Tol Bali Tuntas, Dahlan Iskan Siapkan Proyek Keroyokan Lagi

SABTU, 28 SEPTEMBER 2013 | 20:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan akan menggelar syukuran atas tuntasnya proyek tol Bali yang telah diresmikan pada 23 September lalu.

Tak hanya syukuran, Dahlan juga akan memberikan hadiah pada direktur utama atau chief executive officer (CEO) BUMN yang telah bekerjasama membangun dan membiayai proyek tol di atas laut itu. Rencananya, acara itu akan digelar dengan syukuran sederhana pada Senin (30/9) lusa di Jakarta.

"Hari Senin, jam 12 siang, saya mau kumpulkan Dirut BUMN Karya, Jasa Marga. Pokoknya BUMN infrastuktur untuk kumpul di Jakarta syukuran," ujar Dahlan di sela-sela kunjungan kerjanya di Surabaya, Sabtu (28/9).


Sementara soal hadiah, Dahlan memastikan semua Dirut di BUMN yang terlibat proyek tol Bali akan mendapatkannya.

"Saya juga akan memberi penghargaan dengan selesainya jalan tol Bali dan apresiasi pada anak bangsa bisa tangani tol dengan waktu cepat. Dirut perbankan juga, pokoknya semua yang terlibat," tutur Dahlan seperti dikutip dari JPNN.

Lebih lanjut dikatakannya, pada pertemuan lusa juga akan dibahas proyek baru yang akan dibangun secara keroyokan oleh BUMN. Namun, Dahlan masih merahasiakan proyek apa yang akan dibahas. "Proyeknya apa, masih rahasia. Nanti hari Senin. Lokasi juga rahasia," tukas Dahlan sambil berlalu.

Jalan tol Bali merupakan salah satu penunjang akses transportasi saat pagelaran KTT APEC Oktober mendatang. Selain menghubungkan kawasan Nusa Dua di selatan Bali dengan Pelabuhan Benoa, jalan tol yang melintas di atas laut itu juga menjadi akses cepat menuju Bandara Ngurah Rai.

Proyek jalan tol yang memakan biaya Rp 2,4 triliun ini dikelola secara keroyokan oleh konsorsium BUMN. Yakni PT Jasamarga Bali Tol, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Pelindo III (Persero), PT Angkasa Pura I (Persero), PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, serta PT Hutama Karya (Persero). [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya