Berita

Ruhut Sitompul/net

Ini Alasan Anas Urbaningrum Usul Ruhut Sebaiknya Diangkat Jadi Jaksa Agung

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013 | 11:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum punya alasan kenapa mengusulkan Ruhut Sitompul lebih baik diangkat sebagai Jaksa Agung daripada menjadi Ketua Komisi III DPR menggantikan Gede Pasek Suardika.

Pertama, Ruhut sering menegaskan pengalamannya sebagai lawyer selama 30 tahun. Itu pengalaman yang panjang. Kedua, mengangkat Jaksa Agung kewenangan penuh Presiden. Tidak bisa dicampuri lembaga lain. Ketiga, karena kewenangan penuh Presiden, kalau Ruhut diangkat jadi Jaksa Agung, Komisi III tidak perlu repot-repot bikin rapat.

"Jadi, tidak perlu Pleno Komisi 3 untuk membahas persetujuan kpd Bang Ruhut. Tidak ada diskusi menolak atau menerima di Komisi 3," ujar Anas dalam akun Twitternya @anasurbaningrum pagi ini.


Menurutnya, Ketua Komisi III DPR cukup sekelas Benny Harman atau Pasek Suardika yang pengalamannya belum sepanjang Ruhut. Terbukti Benny Harman tidak ditolak saat ditunjuk. Terbukti juga ketika Benny digantikan Pasek, prosesnya mulus. "Sangat mungkin karena warga Komisi 3 merasa levelnya setara dengan Benny dan Pasek. Setara itulah yg bikin 'cocok baterai'," kicau Anas.

Soal kapan Ruhut diangkat jadi Jaksa Agung, kata Anas, hal itu terserah Presiden. Karena dia yang punya otoritas. "Tidak harus sekarang. Jaksa Agung skrg masih OK dan dipercaya Presiden bisa jalankan tugas," ungkap Anas.

Kalau Ruhut diangkat jadi Jaksa Agung, Fraksi Demokrat bisa ajukan calon ketua yang lain. Bisa tetap Pasek, kalau masih bersedia, atau nama lain. Anas yakin, kalau Fraksi Demokrat mengajukan nama lain, tidak tersedia alasan yang cukup untuk melanjutkan "drama" di Komisi III. "Drama di Komisi 3 ini tidak sederhana. Jelas menyangkut citra, sesuatu yg sangat bernilai di mata Pak SBY," tandas Anas. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya