Berita

hatta rajasa/net

Hatta Rajasa: Samosir Harus Jadi Kabupaten Pariwisata

SENIN, 09 SEPTEMBER 2013 | 09:14 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Setelah membuka Festival Danau Toba 2013 kemarin petang (Minggu, 8/9) di Tuktuk Siadong, Pulau Samosir, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menginap satu malam di Pulau Samosir. Hatta mengakui, Samosir dan kawasan di sekitar Danau Toba lainnya masih kurang mendapat perhatian terutama dalam hal infrastruktur.

Namun, dia berkomitmen penuh untuk mengembangkan semua potensi Danau Toba dan semua kabupaten di sekitarnya agar menjadi kabupaten wisata yang mendunia berdasarkan segala kelebihan yang dimilikinya.

Bagaimana pandangan Hatta soal pengembangan Danau Toba dan apa saja langkah-langkah yang disiapkan pemerintah?


Rakyat Merdeka Online mendapat kesempatan wawancara khusus dengan Menko Perekonomian saat berlayar dari Pulau Samosir ke Parapat, tadi pagi (Senin, 9/9).

Apa langkah pemerintah untuk meningkatkan investasi lewat pembangunan infrastruktur?

Kita sadari infrastruktur jadi salah satu hambatan investasi yang masuk. Tapi, sekarang jauh lebih baik. Dalam MP3EI, target infrastruktur untuk daerah jauh meningkat. Juga meningkat dalam APBN, atau mencapai 5 persen dari APBN. Sudah mendekati angka Rp 200 triliun dari APBN, Rp 90 trilin dari APBD, dan swasta plus BUMN lebih dari Rp 100 triliun. Jadi totalnya lebih Rp 400 triliun. 5 persen dari APBN itu angka memadai.

Apa saja kendalanya untuk meningkatkan infrastruktur?

Kendala kita biasanya di pembebasan lahan, dan itu harus kordinasi dengan Pemda untuk percepat pembebasan lahan dan perizinan.

Lalu, sejauh mana pemerataan pembangunan di pemerintahan Presiden SBY?

Pemerataan juga jadi perhatian. Dalam MP3EI, alokasi dana pembangunan dari  dana Rp 600 triliun dana yang sudah groundbreaking, dana untuk Jawa hanya sekitar 30 persen. Sisanya untuk di luar Jawa. Dan juga kalau kita lihat dana untuk Papua, Papua Barat dan Maluku Utara sangat tinggi. Jadi pembangunan tak hanya antar wilayah, tapi pemerataan pembangunan untuk antar individu agar berkembang.

Secara khusus Anda melihat pembangunan dan potensi di Pulau Samosir?
Samosir harus dijadikan kabupaten wisata. Kalau Kualanamu dan Kualatanjung jadi pilar konektivitas, maka Danau Toba akan jadi andalan untuk meningkatkan wisata.

Bagaimana Festival Danau Toba memberikan kontribusi untuk target itu?
Festival Toba ini harus mengubah mindset menjadi agenda terjadwal dan tetap tiap tahun, sampai menjadi agenda internasional. Kita mengajak seluruh masyarakat untuk gerakan pelesatrian lingkungan, gerakan ekonomi kreatif berbasis budaya, meningkatkan festival berbasis budaya. Dan dari itu semua akan tumbuh satu konektivitas masyarakat yang betul-betul manfaatkan momentum bagus ini, tidak hanya wisata tapi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Sejauh mana sinergitas pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam mensosialisasikan festival ini?

Tentu saja festival ini jangan dibebankan semua ke pemerintah provinsi karena dana yang terbatas. Tapi, jadikan gerakan masyarakat. Menurut saya, kawan-kawan media punya peranan sangat sentral. Kita lihat sisi posisitfnya. Sisi kekurangannya secara internal kita perbaiki agar orang luar mau datang ke sini. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya