Berita

foto: net

Politik

Tak Ada Salahnya PDIP Ulur Pencapresan untuk Kepentingan Strategis

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2013 | 15:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Salah satu agenda pembahasan di dalam Rapat Kerja Nasional PDI Perjuangan yang dimulai besok adalah soal kepemimpinan nasional.

Namun, ada saran sebaiknya PDIP tidak buru-buru memunculkan nama calon karena terpancing perkembangan politik sekarang yang didominasi survei-survei popularitas dan elektabilitas tokoh.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Nasional (LSN), Umar S. Bakry, mengatakan, sebetulnya tidak ada kewajiban PDIP cepat-cepat mengumumkan calon presiden.


"Sebenarnya, tahapan pencalonan presiden secara konstitusional baru dimunculkan setelah pemilu legislatif. Buat PDIP, tidak ada salahnya mengulur baik untuk kepentingan strategis, konsolidasi internal dan pertimbangan strategis lain," kata Umar kepada Rakyat Merdeka Online, Kamis petang (5/9).

Menurut Umar, mungkin saja PDIP hampir 100 persen sudah punya seorang tokoh yang akan dimajukan. Tapi, tentu saja tidak harus sekarang diresmikan.

"Mungkin hampir 100 persen Jokowi, tapi kan perlu pertimbangan untuk untung rugi kalau dimunculkan sekarang," tegasnya. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya