Berita

tb hasanuddin/net

Indonesia Segera Ratifikasi Konvensi Anti Penghilangan Paksa

SENIN, 02 SEPTEMBER 2013 | 21:24 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemerintah RI, yang diwakili Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, telah menandatangani konvensi internasional tentang perlindungan semua orang dari penghilangan paksa pada 27 November 2010 di New York.

Sebagai tindaklanjut dari penandatanganan konvensi itu,  pemerintah telah mengajukan ratifikasi tentang pengesahan International Convention for The Protection of All Persons from Enforced Disappearance (Konvensi Internasional untuk Perlindungan Semua Orang dari Penghilangan Paksa) dan sudah diajukan ke DPR pada 27 Juni 2013.

Dalam penjelasan tertulis yang diterima redaksi (Senin, 2/9), Wakil Ketua Komisi I DPR, Mayjen (Purn) TB Hasanuddin, menjelaskan, Rapat Konsultasi Pengganti Bamus pada 28 Juni 2013 memutuskan dan menugaskan Komisi I DPR RI untuk membahasnya.


Dan, dalam Rapat Pleno Komisi I yang dilaksanakan pada 19 Agustus 2013, Komisi I sepakat membahasnya dan akan segera mulai sesuai dengan prosedur yang berlaku, antara lain, akan melaksanakan rapat dengar pendapat dengan tokoh masyarakat, LSM pegiat HAM, Komnas HAM, akademisi, pakar dan lainnya.

"Kemudian, Komisi I akan melaksanakan Raker dengan pemerintah untuk meratifikasi konvensi tersebut yang insya Allah pada bulan Oktober mendatang sudah dapat diselesaikan," tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya