Berita

barack obama/net

Dunia

Obama: Serangan Kimia Pemerintah Suriah Pengaruhi Kepentingan AS

KAMIS, 29 AGUSTUS 2013 | 10:45 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Amerika Serikat Barack Obama menegaskan keyakinan negaranya bahwa pemerintah Suriah adalah aktor yang melakukan serangan senjata kimia di dekat Damaskus kepada rakyatnya sendiri.

Dikutip dari BBC, Obama mengatakan bahwa penggunaan senjata kimia mempengaruhi kepentingan nasional AS. Namun, dia juga mengaku belum membuat keputusan tentang apakah akan melakukan intervensi militer .

Sementara, Inggris telah mendorong anggota tetap Dewan Keamanan PBB untuk mengadopsi resolusi yang akan memiliki langkah-langkah melindungi warga sipil di Suriah .


Namun , Rusia sebagai sekutu Suriah menolaknya dan mengakibatkan kebuntuan diplomatik. Departemen Luar Negeri AS mengkritik Rusia dan mengatakan tidak bisa membiarkan kelumpuhan diplomatik untuk melindungi kepemimpinan di Suriah .

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki - moon mengatakan, pihaknya perlu empat hari lagi untuk menyelesaikan penyelidikan mereka.

Suriah membantah menggunakan senjata kimia dan menuduh pejuang oposisi atas serangan pada tanggal 21 Agustus, yang dilaporkan menewaskan ratusan orang di dekat Damaskus .

"Negara-negara Barat, dimulai dengan Amerika Serikat , yang menciptakan skenario palsu dan alibi fiktif untuk melakukan intervensi militer di Suriah, " kata Perdana Menteri Wael al - Halqi, di televisi negara Suriah .

Dan Duta Besar Suriah untuk PBB , Bashar Jaafari, meminta PBB menyelidiki  tiga kasus penggunaan senjata kimia pada pekan lalu yang menyerang "puluhan" tentara pemerintah di pinggiran kota Damaskus. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya