Berita

foto: net

Dunia

Idul Fitri di Irak Sungguh Mengerikan

MINGGU, 11 AGUSTUS 2013 | 09:12 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Serangan bom di tengah perayaan Idul Fitri menghantam Irak dengan korban tewas yang dilaporkan lebih dari 60 orang. Gelombang serangan itu terdiri dari sebelas bom yang diletakkan di daerah berpenghuni Syiah maupun Sunni di ibukota, Baghdad.

Sasarannya antara lain kafe, pasar dan restoran di setidaknya sembilan wilayah yang berbeda. Sebuah bom juga menewaskan sedikitnya 10 orang di Tuz Khurmato, utara ibukota.

Awal Agustus ini, Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) mengeluarkan jumlah resmi korban kekerasan selama bulan Juli 2013 di Irak. Jumlah korban tewas dan luka-luka selama bulan Ramadhan tahun ini adalah yang paling tinggi selama lima tahun terakhir.


Menurut UNAMI (United Nations Mission in Iraq), korban tewas akibat kekerasan sektarian sepanjang Juli mencapai 1.057 orang. Sedangkan 2.326 orang lainnya luka-luka.

Sebagian besar kekerasan dalam enam bulan terakhir melibatkan kelompok militan Islam Sunni yang menargetkan kabupaten Muslim Syiah.

Dari awal tahun sampai Agustus ini tercatat lebih dari 4.000 orang telah tewas dalam serangan dan 9.865 lainnya terluka. Provinsi Baghdad memiliki jumlah terburuk.

Dalam gelombang serangan terakhir, BBC melaporkan, daerah yang terkena adalah yang dihuni baik kaum Syiah maupun Sunni. Di antara daerah yang terkena adalah Amil, Abu Dashir, Khazimiya, Baiyaa, Shaab, Husseiniya dan Dora.

Serangan lainnya dilaporkan di kota Syiah suci Karbala, 80km (50 mil) selatan Baghdad, dan Nasiriyah, 375 km (230 mil) selatan ibukota. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya