Berita

dahlan iskan/net

Bisnis

Menteri Dahlan Mau Klarifikasi Menkeu Beli Saham Newmont

JUMAT, 12 JULI 2013 | 22:12 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku baru mendengar rencana Menteri Keuangan Chatib Basri yang berniat membeli tujuh persen saham PT Newmont Nusa Tenggara (NTT). Hingga saat ini, Dahlan mengaku belum bertemu Chatib guna melakukan pembicaraan seputar kelanjutan nasib Newmont.

"Saya belum bicara dengan Pak Chatib, nanti saya akan klarifikasi apakah penugasan terus atau nggak," ucap dia usai mengelar buka puasa bersama di Ballroom Graha Mandiri, Jakarta, Jumat (12/7) malam.

Dahlan tidak mempersalahkan apabila sisa saham tujuh persen Newmont jatuh pada pemerintah daerah (Pemda) ataupun pusat. Namun, dia meminta pengawasan terhadap kepemilikan saham harus tetap berada di tangan pemerintah.


"Sama saja sepanjang haknya di pemerintah, Pemda dan pemerintah pusat. Kalau pemerintah uangnya dari tempat lain, apakah haknya ada pemerintah daerah. Kalau uangnya dari pihak lainnya tapi hak kontrol pemerintah, itu baik," pungkasnya.

Siang tadi, Chatib mengungkapkan bahwa pemerintah pusat tengah mengkaji kemungkinan membeli sisa saham 7 persen di PT Newmont Nusa Tenggara.

"Kami secara serius sedang mengkaji dan mempertimbangkan bahwa pemerintah pusat untuk membeli saham Newmont," tuturnya di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (12/7).

Dalam proses pertimbangan tersebut, Chatib mengaku bakal meminta restu kepada parlemen.  Meski tidak menyebut secara spesifik pembelian saham perusahaan tambang tembaga dan emas ini, namun Chatib mengaku sumber dana akusisi berasal dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP).[dem]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya