Berita

Priyono Sugiharto/net

Bisnis

Presdir Astra Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Berlanjut

KAMIS, 11 JULI 2013 | 22:54 WIB | LAPORAN:

Sekalipun pertumbuhan ekonomi dunia masih belum menentu, Astra Group optimistis Indonesia akan lebih cepat melakukan recovery dibandingkan negara-negara sekitar dengan pertumbuhan ekonomi  jauh lebih baik, paling tidak  5,8 persen sebagaimana prediksi world bank.

"Walaupun pencapaian Astra turun tujuh persen di kuartal pertama 2013 dibandingkan tahun sebelumnya, begitu juga harga minyak sawit dan batubara dunia jatuh 77 dolar AS per ton, tapi potensi Indonesia sangat luar biasa," kata Presiden Direktur Astra International Priyono Sugiharto dalam buka puasa dengan para pemimpin redaksi di Jakarta, Kamis (11/7).

Ditambahkan Priyono, dirinya meyakini dampak buruk perekonomian global tidak akan lama dirasakan  perekonomian Indonesia. Apalagi, potensi yang dimiliki negara ini, bukan main. Karena itu, Astra Group yang mempekerjakan lebih dari 186.704 karyawan di berbagai bidang usaha akan terus mengembangkan proyek-proyeknya.


Dia juga mengungkapkan, Astra Group  tidak pernah berfikir untuk jangka pendek. Tapi, kerangka pengembangan usaha yang  dilakukan  dalam jangka waktu 5-15 tahun.  "Kami juga baru saja mengakuisisi pelabuhan di Kalimatan Timur dan masuk dalam pembangunan jalan tol," jelasnya.

Saat ini, Astra Group beroperasi melalui 177 perusahaan yang bergerak di berbagai bidang, mulai dari otomotif sampai dengan infrastruktur dan perkebunan. Kapitalisasi pasar Astra Group tumbuh dari sebelumnya Rp 110 triliun menjadi Rp 300 triliun di tahun 2012 dengan pendapatan meningkat dari Rp 160 triliun menjadi Rp 190 triliun dan laba berkisar Rp 19 triliun pada 2012.

"Kami berharap akan terus memberikan kontribusi dan membuka lapangan kerja lebih banyak lagi," tambahnya.[dem]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya