Berita

PT PLN (Persero)

Bisnis

PLN Janji Listrik Nggak Byar Pet Selama Puasa

SELASA, 09 JULI 2013 | 09:14 WIB

PT PLN (Persero) menjamin pasokan listrik saat puasa aman dan tidak mati alias byar pet. Salah satu caranya adalah dengan melakukan pemeliharaan.

“Puasa tahun ini PLN siap mengamankan pasokan listrik untuk mendukung kekhusukan ibadah puasa dan ibadah-ibadah lainnya di bulan suci ini,” kata Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, sejak beberapa waktu lalu, PLN telah gencar melakukan pemeliharaan jaringan dan gardu listrik. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi infrastruktur pendukung pasokan listrik siap beroperasi dengan baik.


Jaminan pasokan listrik tersebut hanya berlaku untuk daerah-daerah yang pasokan listriknya sudah cukup besar, yang secara umum cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat.

Sementara, kata Bambang, khusus daerah yang cadangan daya listriknya minimal atau pas-pasan seperti Sumatera Utara dan Kalimantan Barat, PLN bekerja sama dengan pelanggan besar yang memiliki pembangkit listrik sendiri untuk menyalakan mesin pembangkitnya pada waktu beban puncak sekitar pukul 18.00-22.00 waktu setempat.

Bambang juga meminta, partisipasi masyarakat untuk menghemat pemakaian listrik terutama pada waktu beban puncak sehingga pemadaman dapat dihindari.

“Partisipasi dari masyarakat sangat kami harapkan agar lebih hemat dalam penggunaan listrik terutama saat beban puncak agar pemadaman dapat dihindarkan,” katanya.

Sementara terkait pola pemakaian listrik masyarakat pada bulan puasa kata Bambang, biasanya mengalami sedikit pergeseran, namun tidak signifikan. Menurutnya, PLN siap mengantisipasi perubahan pola pemakaian tersebut.

“Pada sekitar pukul 17.30-20.30 waktu setempat biasanya mengalami peningkatan pemakaian listrik dibandingkan hari biasa. Ini karena adanya aktivitas persiapan dan berbuka puasa dan ibadah lainnya. Begitu juga dengan pemakaian listrik pada pukul 03.30-04.30 di mana ada aktivitas persiapan dan makan sahur,” tandasnya. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya