Berita

ilustrasi, Hulu Migas

Bisnis

PGN Rambah Sisi Hulu Migas

Akuisisi Kufpec Indonesia
KAMIS, 27 JUNI 2013 | 08:50 WIB

PT PGN mengakuisisi Kufpec Indonesia, pemegang 25 persen participating interest pada blok ujung pangkah PSC dengan nilai transaksi mencapai 265 juta dolar AS.

Aksi korporasi ini dilakukan perseroan melalui anak usahanya PT Saka Energi Indonesia (SEI) pada 21 Juni 2013.

Sekretaris Perusahaan PGN Ridha Abadi mengatakan, penandatanganan akuisisi dilakukan di Belanda dengan cara membeli seluruh saham yang dimiliki oleh Kuwait Foreign Petroleum Exploration Company K.S.C pada Kufpec Pangkah.


Adapun blok Ujung Pangkah terletak di laut Jawa bagian Timur daerah Pulau Madura, dan berjarak 50 km dari pusat industri di Surabaya.

Dalam agenda bisnis tahun ini perseroan serius melakukan pengembangan bisnis usaha dengan masuk ke sisi hulu minyak dan gas melalui penyertaan kepemilikan entitas anak usaha PT SEI.

“Aksi korporasi penyertaan kepemilikan entitas anak merupakan yang pertama bagi perseroan sebagai bentuk realisasi pengembangan bisnis dan komitmen memperkuat ketahanan pasokan gas jangka panjang,” kata Direktur Utama PGN Hendi Prio Santoso.

Belum lama ini perseroan juga telah menandatangani kesepakatan untuk penyertaan di dua Blok Production Sharing Contact (PSC) dalam negeri. Adapun penyertaan Participation Interest (PI) pertama yaitu di Blok Ketapang PSC Jawa Timur sebesar 20 persen dari Sierra Oil Services Ltd.

Blok tersebut, lanjut dia, dioperasikan oleh Petronas Carigali yang sekaligus memiliki kepemilikan sebesar 80 persen. Blok Ketapang PSC ini diperkirakan memiliki cadangan setara dengan 84 juta barel minyak. Pada puncaknya blok tersebut diperkirakan akan memproduksi minyak 25.000 barel per hari dan gas 50 juta kaki kubik per hari. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya