Berita

ILUSTRASI

Bisnis

Polres Jaktim Tunggu Hasil Visum Wartawati Diperkosa dari RS Polri

JUMAT, 21 JUNI 2013 | 21:06 WIB | LAPORAN:

Kepolisian Resort Jakarta Timur hingga kini masih menunggu hasil visum dari RS Polri terhadap wartawati televisi swasta nasional, MC (31) yang menjadi korban perkosaan di kawasan Matraman, Jaktim, kemarin (Kamis, 20/6) petang.

Begitu diinformasikan Kasubid Humas Polres Jaktim, Komisaris Polisi Didik Haryadi saat ditemui di kantornya, Jalan Jl. Matraman Raya No.224, Jaktim, Jumat (21/6) petang.

Namun Didik memastikan tidak ada satu pun barang milik korban yang hilang.


"Barang tidak ada yang hilang, barang bukti, celana dalam, jepit rambut, dan jaket," paparnya.

Pelaku sendiri masih dalam pengejaran petugas. Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan kesaksian korban, pelaku saat beraksi mengenakan celana jins ketat. Ciri-ciri lainnya dari pelaku yakni berbadan tegap dan rambut lurus panjang.

"Pengakuan korban pelaku hanya satu orang umur kurang lebih 18 tahun," tambah Didik.

Kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 18.22 WIB. Korban saat itu tengah berjalan kaki di gang samping yayasan LIA di daerah Matraman, Jaktim. Tiba-tiba, dari arah depan, korban ditabrak dan didekap oleh pelaku. Mendapat gelagat tak baik, korban yang bertempat tinggal di Jakarta Utara itu lalu berusaha berontak dan meminta tolong, bahkan sempat memukuli pelaku. Usaha korban sia-sia, pelaku balas memukul hingga perempuan bertubuh mungil itu tak berdaya, selanjutnya diperkosa.

"Korban sempat melawan, tapi tidak berdaya, sempat dicekik. Pengakuan dari korban, tidak ada yang menolong," ujar Didik pula.

Usai diperkosa dan dianiaya, korban di tinggal pergi begitu saja oleh pelaku.[wid]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya