Berita

ilustrasi

Bisnis

Masih Mahal, Harga Daging Di DKI Disubsidi Rp 10 Ribu Per Kg

Bulog Jual Daging Ke Tingkat Ritel Rp 50.000-75.000 Per kg
JUMAT, 21 JUNI 2013 | 08:46 WIB

Gara-gara terus dikritik tidak bisa menurunkan harga daging, pemerintah akan memberikan subsidi harga selama Ramadhan.

Menteri Pertanian (Mentan) Suswono mengungkapkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana memberikan subsidi harga daging sapi Rp 10.000 per kilogram (kg) selama Ramadhan. Tujuannya, agar harga daging bisa terjangkau.

“Jika terjadi mungkin harga akan lebih mudah terjangkau di masyarakat,” ujarnya di kantor Menko Perekonomian, kemarin.


Namun, Suswono berharap, harga daging bisa turun ke level Rp 76.000-80.000 per kg sebelum Ramadhan karena pemerintah sudah membuka kran impor daging tambahan. Menurut dia, pemerintah telah memberikan jatah kuota impor daging sapi untuk Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) sebanyak 3.000 ton.

Kuota tersebut untuk keperluan operasi pasar (OP) guna menstabilkan harga daging menjelang Ramadhan. “Bulog telah ditugaskan pemerintah untuk melakukan operasi pasar, harga berkisar Rp 76.000 per kg,” jelasnya.   

Suswono mengatakan, operasi pasar harga daging tidak hanya akan dilakukan di Jabodetabek dan Banten, tapi hingga kepelosok. Namun, untuk saat ini operasi pasar hanya akan dilakukan wilayah itu. Pasalnya, kedua daerah tersebut tidak mempunya sapi dan selama ini disuplai dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Bulog juga diminta melakukan operasi pasar tidak hanya di pasar tradisional, tapi sampai kelurahan-kelurahan. Tujuannya, agar langsung tepat sasaran ke masyarakat yang membutuhkan.

Bulog akan melakukan distribusi daging sapi pada Juli 2013. Karena itu, Bulog membutuhkan waktu sampai tiga minggu ke depan untuk mempersiapkannya.

Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso menegaskan, pihaknya tidak mengambil untung dari penugasan impor daging untuk operasi pasar. Pihaknya akan menjual daging ke tingkat ritel melalui operasi pasar seharga Rp 50.000-75.000 per kg.

“Bulog kan tidak ambil untung, juga tidak boleh mematikan para peternak. Harga daging nanti sesuai kesepakatan, harga sampai di ritel Rp 75.000 per kg tapi ada juga yang Rp 50.000 per kg tergantung jenis dagingnya. Kan beda-beda antara paha depan dan paha belakang beda harganya,” terang Sutarto.

Untuk pendanaan impor daging bisa berasal dari pinjaman perbankan atau dana internal Bulog. Untuk pendanaan dari perbankan sudah siap. Jika dalam bentuk cash, dana Bulog masih cukup.

Sutarto mengatakan, daging yang diimpor Bulog  akan datang paling cepat tiga minggu setelah kontrak.

Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan mengatakan, dalam dua bulan ke depan pihaknya akan mengimpor 45.000 ekor sapi, terdiri dari 15.000 ekor sapi di bulan Juni dan 30.000 ekor sapi pada Juli. Impor daging sapi ini akan dilakukan dari Australia dan Selandia Baru. Alasannya, kualitas daging sapi dari dua negara tersebut baik dan harganya juga terjangkau. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya