Berita

Bisnis

Penembak Mati Tito Kei Diduga Ada 2 Orang

KAMIS, 13 JUNI 2013 | 11:44 WIB | LAPORAN:

Pelaku pembunuhan terhadap Fransiskus Refra alias Tito Kei dan pemilik warung rokok Ratim diduga berjumlah dua orang.

"Sementara dugaan jumlah pelaku tetap dua orang, yakni eksekutor dan joki," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Toni Harmanto di Jakarta, Kamis (13/6).

Toni menjelaskan seorang pelaku menjadi eksekutor dan satu pelaku lainnya mengendarai sepeda motor, untuk selanjutnya melarikan diri setelah menembak para korban. Berdasarkan keterangan para saksi, Toni juga menyebutkan, pelaku melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor yang menunggu di sekitar lokasi kejadian. Namun keterangan para saksi yang sudah diperiksa tidk secara spesifik menyebutkan tanda atau ciri khusus pelaku penembakan.


"Penyidik mengkonstruksikan profil dari pelaku, seperti postur tubuh berdasarkan keterangan saksi," ujar Toni.

Toni berharap pihak keluarga Tito Kei dapat memberikan keterangan terkait latar belakang pria asal Kepulauan Kei, Tual, Maluku tersebut, sebelum terjadi penembakan. Pasalnya, keterangan keluarga diharapkan dapat membuka motif maupun mengungkap identitas pelaku yang dicurigai memiliki masalah dengan Tito Kei.

Sebelumnya, tokoh pemuda, Tito Kei dan seorang pemilik warung rokok, Ratim (70) tewas ditembak seseorang tidak dikenal saat main kartu domino bersama empat orang temannya di depan warung rokok di Jalan Raya Titian Indah RT03/011, Kalibaru, Medan Satria, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (31/5) sekitar pukul 20.00 WIB.[wid]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya