Berita

ilustrasi, Pasokan Elpiji

Bisnis

Pemda Diminta Geser Peran Agen Besar

Biar Pasokan Elpiji Lancar & Harganya Stabil
SELASA, 11 JUNI 2013 | 09:35 WIB

Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria melihat, tidak ada masalah yang menyebabkan pasokan gas elpiji 3 kilogram (kg) dan 12 kg tersendat.

Dia memastikan kekosongan dan naiknya harga gas di masyarakat akibat ketidakberesan tata niaga di tingkat pangkalan dan pengecer.

“Pasokan gas tidak kosong. Ini (gas naik) upaya dari penjual elpiji menaikkan harga jual mengikuti arus isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi,” kata Sofyano kepada wartawan di Jakarta, kemarin.


Dia meminta, sistem tata niaga saat ini tidak dipertahankan karena sudah terbukti tidak mampu mencegah terjadi spekulasi harga. Misalnya, pembinaan dan pengawasan terhadap pangkalan dan pengecer elpiji gas 3 kg, dia usul, tanggung jawab tersebut tidak diserahkan pada agen besar, tetapi ke Pemerintah Daerah (Pemda).

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki kepentingan di dalam menjaga kebutuhan bahan bakar bagi warganya.

“Pemerintah daerah perlu diberikan andil agar bisa melakukan kendali di dalam melakukan pengawasan,” imbuhnya.

 Dengan memiliki kewenangan itu, lanjutnya, pemerintah daerah bisa menetapkan persyaratan menjadi pangkalan sehingga kontrol bisa lebih kuat.

Sofyano menuturkan, pemerintah pernah berencana menjual gas 3 kg dengan akses kartu hijau. Kartu itu diberikan kepada masyarakat yang berhak membeli gas bersubsidi tersebut. Namun sayang, sampai kini program itu tidak dijalankan.

“Salah besar bila distribusi dan perdagangan elpiji 3 kg diperlakukan menurut hukum pasar. Padahal itu barang bersubsidi,” kritik Sofyano.

Harga gas elpiji 3 kg dan 12 kg di sejumlah daerah selama tiga pekan belakangan ini mengalami kelangkaan dan kenaikan. Harganya naik Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu dari harga biasanya. Harga gas elpiji 12 kg yang biasanya Rp 75 ribu per tabung kini dijual Rp 85 ribu per tabung. Harga gas 3 kg yang biasanya Rp14 ribu per tabung, dijual mencapai Rp 17 ribu per tabung.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan juga  mengamini penilaian Sofyano. Menurutnya, pasokan gas memang aman. Dia menuding kelangkaan gas disebabkan banyak agen elpiji nakal yang memainkan pasokan dan harga. “Pasokan elpiji aman, memang ada beberapa agen yang nakal,” kata Karen di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, kemarin.   

Karen mengatakan, agen yang terbukti nakal sudah ditindak dengan mengurangi kuota elpiji. Dia mengingatkan, tidak menutup kemungkinan bila ada agen yang terbukti menyebabkan kelangkaan akan  diputus kerja samanya. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya