Berita

Bisnis

Lurah Kwitang: Keluarga Kedua Pihak Bertikai Sudah Dimediasi

JUMAT, 07 JUNI 2013 | 19:03 WIB | LAPORAN:

Lurah Kwitang, Ishran Prasetiawan menjelaskan, keributan antara warga Kelurahan Menteng dan Kwitang di JAlan Kramat IV Ujung, Jakarta Pusat, Jumat (7/6) siang tadi, sebetulnya berpangkal dari masalah pribadi antara dua orang yang bertikai.

Ishran lalu menceritakan kronologi kejadiannya, berawal dari masalah dari masalah antara dua orang pemuda yang sedang mabuk dan main di sekitar kali. Keduanya lalu terlibat perkelahian hingga seorang pemuda bernama Rifki tertusuk oleh warga Kwitang berinisial, Mar.

"Ini sebenarnya cuma masalah pribadi antara dua orang yang bertikai kemudian meluas ke warga lainnya. Tapi, kita sudah upayakan mediasi antara kedua belah pihak agar tidak ada keributan susulan karena meresahkan. Kita panggil tokoh masyarakat untuk menenangkan suasana," kata Ishran.


Selain itu, kata Ishran, pihaknya juga telah bertemu dengan kedua belah pihak agar peristiwa tersebut tidak lagi berlanjut.

"Keluarga antara kedua belah pihak pun sudah mau berdamai dan menentukan kata sepakat untuk tidak lagi ada dendam," katanya pula.

Untuk mengamankan situasi, lanjut Ishran, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dari polsek maupun polres agar suasana tetap kondusi dan warga tidak merasa resah.

Suasana di Jalan Kramat IV Ujung, Kwitang, Jakarta Pusat, tepatnya di sekitar Kalipasir, perbatasan antara Kelurahan Menteng dan Kwitang, berubah mencekam paska tewasnya Rifki. Mulai nampak pukul 13.00 sehabis salat Jumat, pihak kepolisian dari Polsek Menteng, Polsek Senen, dan Polres Metro Jakarta Pusat serta personil Brimob telah berjaga di sekitar kawasan Jalan Kramat IV Ujung.

Keributan antar warga pun akhirnya pecah ketika rombongan warga dan keluarga selesai menguburkan jenazah Rifki. Jali (30), warga Menteng, mengatakan, pihaknya tidak terima dengan perlakuan warga Kwitang yang telah membunuh Rifki.

"Intinya, kita tidak terima dengan perlakuan mereka terhadap korban," katanya, Jumat (7/6) seperti dilansir dari Beritajakarta.com.[wid]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya