Berita

Agus Martowardojo

Bisnis

Agus Marto Anggap Kenaikan BBM Subsidi Bulan Ini Tak Ideal

Inflasi Bakal Meledak Di Bulan Juli
RABU, 05 JUNI 2013 | 09:22 WIB

Pemerintah belum satu suara menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi pertengahan Juni. Soalnya, ancaman inflasinya besar.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, penyesuaian harga BBM subsidi pada minggu ketiga Juni tidak ideal. Sebab, dampak inflasi tahunan yang ditimbulkan bisa terasa hingga kuartal I-2014.

“Kalau pemerintah menaikkan harga BBM di bulan ini memang harus dilakukan tapi tidak ideal. Idealnya April lalu saat sedang panen dan terjadi deflasi,” kata Agus di Jakarta, kemarin.


Bekas Menteri Keuangan (Menkeu) itu mengatakan, pihaknya bersama pemerintah mesti pro aktif menjalin koordinasi mengingat pelaksanaan kenaikan harga BBM subsidi baru akan dilakukan setelah keputusan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBNP) disahkan.

“Dampaknya memang ada tekanan inflasi. Tapi secara month of month, inflasi hanya akan tinggi sampai dengan tiga bulan pertama. Sedangkan secara year on year masih akan cukup lama sampai kuartal I 2014,” jelasnya.

Menurut Agus, inflasi tertinggi akan terjadi Juli dibanding capaian inflasi bulan Juni. Meski tak menyebutkan proyeksi inflasi tersebut, dia menekankan kenaikan harga BBM subsidi adalah kebijakan utama untuk menekan laju defisit anggaran.

Hal senada disampaikan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo. Dia mengatakan, kenaikan harga BBM subsidi pada pertengahan Juni akan menyebabkan ledakan inflasi Juli. “Juli ada puasa, liburan, uang sekolah, lengkap,” ujarnya.

Sasmito mengharapkan, lonjakan inflasi bulan tersebut tidak akan membuat asumsi inflasi dalam RAPBNP 2013 sebesar 7,2 persen tak sampai terlampaui.

“Mudah-mudahan tidak sampai 7,2 persen. Tapi saya kira menjelang pemilu pemerintah akan all out untuk jaga ini. Saya kira akan tercapai, malah kemungkinan bisa di bawah itu,” jelasnya.

Menurutnya, dampak inflasi akibat kenaikan harga BBM subsidi yang direncanakan pertengahan Juni akan terasa bukan hanya bulan ini tapi di Juli. Berdasarkan trend beberapa tahun terakhir, inflasi di bulan ini tidak akan melebihi 1 persen.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, kenaikan harga BBM bersubsidi bakal direalisasikan 15 Juni 2013 dan paling lambat 17 Juni 2013.

“Kalau lambat itu sudah harus selesai berdasarkan ketentuan perundangan,” ujar Hatta.
Hatta pun yakin kalau rancangan anggaran bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) tidak akan ditolak DPR. Menurut dia, sebagian besar anggota DPR sudah menyetujui rancangan anggaran BLSM tersebut.

“Saya tidak pernah berpikiran itu akan ditolak, bahwa ada pembahasan-pembahasan yang mencapai titik kesamaan bisa saja terjadi,” tuturnya.

Tarif Angkutan Urusan Menhub


Hatta menyatakan, rencana Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan (Organda) yang akan menaikan tarif 30-35 persen jika harga BBM dinaikkan merupakan ranah Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Tanya saja kepada Menteri Perhubungan (Menhub) soal itu (kenaikan tarif-red). Namanya tarif, patokannya ada di Menhub,” katanya.

Hatta yang juga bekas Menhub itu menjelaskan, untuk tarif angkutan kota antar provinsi ada di tangan gubernur. Sedangkan angkutan kota antar kabupaten/kota oleh Bupati.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mahendra Siregar menyatakan, pemerintah belum berniat memberikan subsidi ataupun insentif bagi angkutan kota.

“Subsidi atau insentif untuk angkutan kota sebagai dampak dari kenaikan harga BBM subsidi belum ada dalam APBNP 2013,” tukas Mahendra.

Sebelumnya, Organda berencana menaikkan tarif angkutan dalam kota 35 persen, sedangkan kenaikan tarif angkutan antar kota 30 persen.   [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya