Berita

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo)

Bisnis

Pengusaha Minta Pemerintah Inventarisir Area Hutan Lagi

Protes Moratorium Hutan
SELASA, 04 JUNI 2013 | 08:39 WIB

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta pemerintah lebih serius meneliti area hutan yang masih bisa digunakan dan juga yang diputuskan penghentian eksplorasinya melalui moratorium.

Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi mengatakan, pemerintah memang telah memperpanjang moratorium hutan untuk dua tahun ke depan. Dia yakin, hal ini dikarenakan pemerintah ingin kelestarian hutan dan lingkungan tetap terjaga.

Tetapi di sisi lain, kata Sofjan, muncul keberatan dari kalangan pengusaha, terutama yang bergerak di bidang kelapa sawit. Ada ketidakpuasan yang muncul atas keputusan pemerintah tersebut.


“Pemerintah perlu lagi melakukan inventarisir area hutan dengan benar. Area mana saja yang perlu dibatasi dan yang masih bisa dikembangkan untuk pertanian dan bisnis lain.

Hal ini agar pengembangan usaha  seperti kelapa sawit yang sedang menjadi primadona juga tidak terganggu,” pinta Sofjan.

Namun demikian, Sofjan tidak menafikkan ada juga kalangan pengusaha yang justru tidak benar dalam memanfaatkan konsensi lahannya. Misalnya, dengan mengkonsensikan lagi lahan-lahan yang dimiliknya.

Peneliti ekonomi pedesaan Lembaga Penelitian Universitas Riau Prof Dr Almasdi Syahza bi-lang, kebijakan yang win-win bagi industri dinilai sangat perlu.

Dia mengatakan, pada 2012, luas perkembangan sektor pertanian di sub sektor perkebunan  mencapai 21.409.545 hektar. Luas lahan ini mencakup 12 komoditi utama. Tiga komoditi yang diunggulkan adalah kelapa sawit, karet dan kelapa.

Komoditi kelapa sawit merupakan yang terluas, yakni mencapai 9.074.621 hektar atau seluas 42,39 persen dari luas perkebunan utama.

Industri sawit tersebut menghasilkan produksi 23.521.071 ton pada 2012 dengan wilayah pengembangan di Sumatera dan Kalimantan.

Salah satu perusahaan swasta anggota Apindo yang ikut andil pada aktivitas perkebunan kelapa sawit, yakni Asian Agri yang juga merupakan salah satu perusahaan pelopor program PIR Trans di Indonesia. Sampai tahun 2012, Asian Agri telah mengembangkan usaha perkebunan kelapa sawit mencapai sekitar 160.000 hektar di Jambi, Riau dan Sumatera Utara.

Menurut Almasdi, dari dua jenis kegiatan yang melibatkan masyarakat, Asian Agri telah ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi pedesaan.

Untuk diketahui, pemerintah melanjutkan kebijakan penundaan pemberian izin baru hutan alam dan lahan gambut yang berada di hutan konservasi, hutan lindung dan produksi untuk jangka waktu dua tahun ke depan. Kebijakan ini tertuang melalui Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2013 yang ditanda tangani Presiden SBY pada 13 Mei 2013. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya