PT Bank Negara Indonesia (Persero) menggelar acara Business Banking Solution Exchange (BBS) Day 2013 sebagai ajang sosialisasi nasabah maupun calon nasabah perkembangan dan tranformasi produk-produk perbankan yang dapat dinikmati pelaku usaha di Indonesia.
Tak kurang 500 nasabah yang diundang menghadiri perhelatan tahunan ini, yaitu nasabah korporasi besar, menengah, dan kecil yang dikelola divisi-divisi yang memiliki fokus layanan BUMN dan Institusi, Local Multinational Company, serta Commercial and Small.
Direktur Business Banking BNI Krishna Suparto mengungkapkan, BNI telah melakukan transformasi secara menyeluruh, baik dari sisi organisasi, sumber daya manusia, maupun seluruh kegiatan bisnis proses yang berjalan.
Transformasi itu dilakukan melalui fokus bisnis diarahkan pada 8 (delapan) sektor industri unggulan yaitu Agribisnis, Telekomunikasi, Makanan dan Minuman, Minyak Gas dan Pertambangan, Industri Kimia, Konstruksi, Kelistrikan serta Perdagangan Besar dan Eceran.
Dengan dukungan teknologi terkini, solusi perbankan yang unggul dan efektif diharapkan menjawab setiap tantangan nasabah BNI yang menuntut kemudahan dan kecepatan proses. Sifat pelayanan pun diperkuat melalui konsep BNI Wide, yaitu meningkatkan kolaborasi antar unit bisnis yang ada dibawah payung Business Banking dengan Tresuri dan Internasional.
Beberapa produk Business Banking unggulan yang ditawarkan BNI adalah Cash Management, Trade Finance, Foreign Exchange, Supply Chain Finance, Custodial Services hingga ke layanan Trust Services.
Salah satu produk unggulan yang ditampilkan BNI e-Tax dimana solusi ini mendukung pemerintah dalam bentuk penerimaan pajak. BNI juga memberi penghargaan pada nasabah loyal dan apresiasi pada tiga nasabah trade finance yang menyalurkan transaksinya melalui BNI. Ketiga nasabah tersebut PT Busana Apparel, PT Waskita Karya, dan PT Wijaya Tri Utama. Apresiasi itu diberikan dengan mempertimbangkan loyalitas mereka sebagai nasabah.
Minat korporasi menggunakan produk-produk yang melayani servis
Transactional Banking tersebut terus meningkat dibuktikan dengan nilai dana kelolaan mencapai Rp 60,257 triliun pada Kuartal I 2013 meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2012 mencapai Rp 50,808 triliun.
Adapun produk unggulan yang ditampilkan dan menjadi inisiatif kunci BNI, yakni e-Tax mencatatkan jumlah transaksi terus meningkat, dimana pada 2013 telah mencapai sekitar 150.000 transaksi dengan volume pembayaran pajak Rp 7 triliun dari target sebesar 400.000 transaksi pada tahun 2013.
Ini cukup menjanjikan mengingat produk BNI e-Tax baru diluncurkan secara resmi Juni 2012. BBS Day 2013 juga menekankan kehadiran BNI pada penyaluran kredit Segmen Kecil atau kredit di bawah Rp 10 miliar mencatat penyaluran senilai Rp 34,087 triliun pada Kuartal I 2013 naik dibandingkan periode yang sama tahun 2012 mencapai Rp 26,689 triliun. BNI juga menyalurkan kredit Segmen Menengah, yaitu kredit diatas Rp 10 miliar sampai dengan Rp 100 miliar untuk nasabah individu perusahaan, serta kredit Segmen Menengah untuk grup perusahaan, di atas Rp 15 miliar hingga Rp 150 miliar. Nilai kredit segmen menengah yang tercatat pada Kuartal I 2013 mencapai Rp 23,194 triliun.
Adapun kredit untuk kredit segmen bisnis korporasi mencapai Rp 83,745 triliun pada Kuartal I 2013 atau meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2012 yaitu Rp 58,344 triliun. BNI juga aktif mendistribusikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang sudah mencapai Rp 5,258 triliun pada Kuartal I 2013, naik dibandingkan periode yang sama tahun 2012 sebesar Rp 3,985 triliun.
[fer]