ilustrasi
ilustrasi
Kendati begitu, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mahendra Siregar mengatakan, penyebab terus meningkatkan utang Indonesia adalah karena subsidi BBM yang meningkat, kenaikan harga minyak dunia serta melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar, menyebabkan pembelian BBM impor jadi mahal. Ini menyebabkan defisit anggaran naik, sehingga utang terus menanjak.
“Mudah-mudah tidak terlalu naik defisit. Tidak terelakan karena harga BBM (impor) yang meningkat dan ditutup sebagiannya oleh penambahan utang,†ujar Mahendra di Jakarta, kemarin.
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Senin, 06 Juli 2026 | 14:49
Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53
Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29
UPDATE
Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16
Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10
Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47
Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34
Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16
Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10
Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50
Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33
Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15
Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07