Berita

ilustrasi/ist

Ekspor Ikan Hias Indonesia Kalah Oleh Singapura

MINGGU, 19 MEI 2013 | 15:58 WIB

. Saat ini, para pembudidaya dan pengusaha ikan hias Indonesia sering mengeluh karena kesulitan menembus pasar ekspor. Karena itu, Kementerian Kelautan Perikanan  berupaya membantu pemasaran ikan hias laut dan darat untuk menembus pasar ekspor khususnya untuk ke negara-negara di Eropa dan Amerika.

Menurut Kasubdit Promosi dan Jaringan Pasar Ikan Hias Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan KKP RI, Edy Sofian Oskandar, untuk mendorong dan mempromosikan ikan hias yang dikembangkan oleh para pembudidaya dan pengusaha Indonesia ada beberapa langkah yang dilakukan oleh pihaknya seperti mengikutsertakan para pembudidaya di ajang promosi ikan hias berskala internasional.

"Sebenarnya negara peminat ikan hias asal Indonesia sudah hampir seluruh negara di dunia, namun sayangnya ikan hias yang dikirim ke negara tertentu tidak bisa langsung dikirim dari Indonesia, tetapi harus transit dahulu di Singapura, sehingga negara tersebut yang meraup untung lebih besar," tambahnya.


Diakui Edy, Indonesia masih kalah dengan Singapura dalam melakukan ekspor ikan hias padahal negara tersebut tidak memiliki sumberdaya yang kuat dibandingkan dengan RI, namun kelebihan Singapura adalah memiliki armada seperti kapal atau pesawat kargo yang khusus untuk mengangkut hewan.

Untuk itu solusi lainnya dalam mengembangkan promosi dan pemasaran ikan hias ini, pihaknya berusaha agar ikan hias yang akan diekspor tersebut bisa langsung ke negara tujuan apakah melalui kerja sama atau cara lainnya.

"Ikan hias asal Indonesia memiliki kualitas yang tidak kalah dengan negara lain, bahkan ikan hias asal Indonesia sudah mendunia karena keunikan dan kualitasnya," kata Edy. [ant/ysa]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya