Berita

ilustrasi

Di Kupang, Harga Bawang Merah dan Putih Capai Rp 100 Ribu Per Kilogram

RABU, 20 MARET 2013 | 13:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Harga bawang merah dan putih di sejumlah pasar tradisional di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, menembus angka Rp100 ribu/kg, dari sebelumnya pada Januari lalu berkisar Rp12 ribu hingga Rp15 ribu/kg.

"Saya heran, padahal pada Januari lalu, harga masih sekitar Rp12 ribu/kg sampai Rp15 ribu/kg. Tapi sekarang terlalu jauh meningkat, kami kesulitan membelinya," kata Nancy (45) seorang pembeli di Pasar Kasih Naikoten I Kota Kupang, Rabu (20/3).

Dia mengaku sangat kesulitan menghadapi kondisi itu. Karena bawang merupakan bumbu dasar bagi para ibu untuk meracik menu dalam pemenuhan pangan di dalam rumah.


"Saya kira butuh langkah cepat pemerintah untuk mengatasi kondisi ini agar masyarakat khususnya warga miskin masih bisa menjangkaunya untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari dalam rumah tangga," katanya, seperti dilansir Antara.

Marsi, pembeli lainnya di pasar Oebobo, menilai kenaikan tersebut tidak masuk akal karena selama ini harga bawang merah tidak pernah semahal itu. Kalau pun naik hanya sampai Rp25/kg.

"Saya ini orang Kupang dan selama ini tidak pernah mengalami kalau bawang bisa semahal itu. Bagamana ini mungkin terjadi, karena di NTT ini juga penghasil bawang terutama dari Rote dan Timor Tengah Utara (TTU)," katas Marsi.

Sejumlah pedagang di Pasar Kasih Naikoten I Kota Kupang juga mengeluhkan kondisi mahalnya harga bawang dalam beberapa waktu terakhir ini.

"Harga bawang putih dan merah terpaksa kita naikan karena pasokan mulai berkurang sejak sebulan terakhir ini," kata Nikson (49) seorang pedagang bawang di Pasar Kasih Naikoten.

Sudah sejak sebulan terakhir, katanya, tidak ada pasokan bawang merah maupun putih, sehingga stok yang tersisa di tempat penyimpanan, dijual kembali, dengan harga mencapai Rp70 ribu/kg hingga Rp100 ribu/kg. "Harga bawang merah kita jual Rp75 ribu/kg dan bawang putih seharga Rp100 ribu/kg. Jika memang ada pasokan, kami harus membeli di saudagar seharga Rp1 juta/kg," katanya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya