Berita

Joko Widodo

Golkar: Jokowi Harus Sadar Sedang Dibutuhkan untuk Memimpin Negeri Ini

SENIN, 18 MARET 2013 | 06:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Elektabilitas Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie saat ini 20,3 persen, berdasarkan survei yang dirilis Lingkaran Survei Indonesia kemarin. Elektabilitas calon presiden Golkar itu diyakini akan melejit kalau dipasangkan dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pada Pemilihan Presiden 2014 mendatang.

"Tapi saya meyakini, jika ARB dipasangkan dengan Jokowi pasti akan (ada) penambahan (suara) yang cukup signifikan," ujar Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Senin, 18/3).

Karena itulah, Bambang berharap mantan Walikota Solo itu bersedia menjadi cawapres Aburizal Bakrie. "Saya berharap Jokowi tidak menolak dipasangkan dengan ARB. Karena kita melihat Jokowi dapat mengisi ruang yang memang tidak dimiliki ARB. (Jokowi berasal dari) Jawa dan (masih) muda," ungkapnya.


Berdasarkan survei LSI kemarin, Aburizal Bakrie bisa memenangkan Pilpres 2014 asalkan maju berpasangan dengan Joko Widodo. Pasangan ini akan mendapat angka 36 persen. Jokowi merupakan figur cawapres paling tinggi elektabilitasnya.

Tapi Jokowi kemarin sudah menyatakan tak tertarik mikirin Pilpres. Meski begitu, Bambang akan meyakinkan Jokowi untuk tetap maju pesta demokrasi tahun depan tersebut.

"Itu kan biasa gaya khas Jokowi. Tapi dia harus menyadari bahwa dirinya dibutuhkan oleh negara untuk memperbaiki bangsa ini. Akibat salah kelola selama sepuluh tahun terakhir ini," tandas anggota Komisi III DPR ini. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya