Berita

jenderal tarto

Jenderal Tarto Tak Mendengar Ada yang Mau Jatuhkan Presiden

KAMIS, 14 MARET 2013 | 06:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Endriartono Sutarto tak mengetahui soal adanya gerakan yang ingin menjatuhkan Presiden SBY di tengah jalan sebelum masa pemerintahannya habis 2014 mendatang.

"Saya tidak mendengar ya dan saya tidak melihat,"kata Panglima TNI Jenderal (purn) Endriartono Sutarto kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 14/3).

Masa pemerintahan SBY-Boediono ini hanya sebenar lagi, sekitar 1,5 tahun ke depan. Dia menolak Presiden SBY digulingkan dengan alasaan apapun. Kalau ada pihak yang berencana menjatuhkan SBY, tidak hanya sekadar mencari kekuasaan melainkan betul-betul berpikir untuk kepentingan bangsa, negara dan rakyat, dia mengingatkan, agar niat dibuang habis.


"Kasihan rakyat pada akhirnya yang menderita kembali akibat perbuatan seperti itu," ungkap Jenderal Tarto, demikian ia biasa dipanggil.

Banyak menilai, pertemuan ini tindak lanjut dari pernyataan Presiden SBY sebelum bertolak ke Jerman beberapa waktu lalu. Saat itu, Presiden mengaku mendapat informasi dari intelijen ada kelompok yang membuat keadaan gonjang-ganjing.

Tapi, Jenderal Tarto mengaku tidak mendengar pernyataan Presiden SBY tersebut.

"Saya kok tidak dengar ya. Kapan dia ngomong itu. Tapi kalau itu betul dan beliau menyatakan dari interlijen, mungkin benar. Kalau benar, saya hanya ingin menyampaikan kepada siapa  yang dimaksud Pak SBY untuk berpikir ulang 10 sampai 20 bahkan seribu kali sebelum melakukan langkah itu. Karena keuntugan tidak ada, kerugian menimpa rakyat," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya