Berita

sby

SBY Memang Tak Usah ke Maluku Karena hanya akan Membawa Petaka

KAMIS, 14 MARET 2013 | 06:31 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden SBY membatalkan kunjungan ke Maluku pada akhir Maret ini untuk meresmikan sejumlah proyek diyakini bukan karena Partai Demokrat akan menggelar Kongres Luar Biasa hampir pada waktu bersamaan di Bali. Tapi karena kepala Negara trauma.

"Nggak, dia trauma," jelas Koordinator Petisi 28 Haris Rusly kepada Rakyat Merdeka Online tadi malam (Rabu, 13/3).

Kata Haris Rusly, sesungguhnya Presiden SBY trauma melakukan kunjungan kerja ke Maluku dan Maluku Utara. Setidaknya sebanyak empat kali dia melakukan kunjungan kerja ke Maluku, selalu membawa masalah.


Pada periode pertama pemerintahannya, SBY melakukan kunjungan kerja ke kota Ambon. Dengan sangat mengejutkan, saat menyaksikan upacara dan tarian di lapangan di kota Ambon, SBY disambut tarian cakalele yang membawa bendera RMS (Republik Maluku Selatan).

Sementara pada periode kedua pemerintahannya, setidaknya tiga kali SBY melakukan kunjungan kerja ke Maluku dan Maluku Utara.


"Pertama, saat SBY membuka MTQ tingkat nasional di kota Ambon. Luar biasa, pesawat yang ditumpangi Presiden SBY dan rombongan dihadang oleh badai dan hujan, hingga pesawat Presiden tak bisa mendarat, lalu kembali ke bandara Makasar. Kota Ambon saat menyambut kedatangan SBY disambut oleh banjir yang tak pernah terjadi sebelumnya," jelasnya.

Kunjungan kedua, saat Presiden SBY melakukan peresmian perpindahan Ibu Kota Maluku Utara. Di saat melakukan upacara adat bersama Sultan Ternate di sebuah hotel di kota Ternate, tiba-tiba kota ternate dikejutkan oleh sebuah gempa yang sangat keras. Presiden SBY, Ibu Ani dan rombongan panik dan melarikan diri ke luar hotel.

Kunjungan ketiga, saat Presiden SBY membuka Sail Morotai di Maluku Utara bersama sejumlah menteri. Saat itu, Ternate juga menyambut dengan letupakan keras gunung Gamalama, asap dan lahar gunung Gamalama menyambut Presiden SBY.

"Jadi, sebaiknya Presiden SBY tak usah kunjungan kerja ke Maluku dan Maluku Utara. Karena hanya membawa bencana bagi rakyat Maluku dan Maluku Utara," demikian Haris Rusly.

Sebelumnya diberitakan, Presiden SBY batal meresmikan sejumlah proyek di Maluku yang didanai APBN maupun APBD karena ada proyek yang belum rampung pembangunannya. Sebelumnya dijadwalkan pembangunan rampung akhir Maret 2013.

"Proyek yang dijadwalkan diresmikan Kepala Negara didominasi sektor perhubungan, namun hasil peninjauan Menteri Perhubungan E.E. Mangindan menunjukkan ada yang masih perlu dirampungkan pembangunannya," kata Kadis Perhubungan Maluku, Ujir Halid, di Ambon, Selasa (13/2). [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya