Berita

Saan Mustopa, Tridianto dan Marzuki Alie Dinilai Layak Pimpin Demokrat

RABU, 13 MARET 2013 | 06:29 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Hanya ada tiga tokoh Partai Demokrat yang layak untuk memimpin partai tersebut untuk menggantikan Anas Urbaningrum yang berhenti setelah ditetapkan KPK sebagai tersangka proyek Hambalang.

"Menurut kami, di antaranya bisa Saan Mustopa, Tridianto, Marzuki Alie," ujar pengamat politik dari The Indonesia Reform Martimus Amin kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 13/3).

Martimus beralasan, karena ketiga figur terebut memiliki track record yang menonjol. Saan Mustopa, Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, adalah mantan aktivis mahasiswa, yang tak perlu diragukan komitmennya terhadap demokrasi. Semenara Tridianto, mantan Ketua DPC Demokrat Cilacap, adalah anak muda yang idialis dan konsisten.


"Sedangkan Marzuki Alie sosok dikenal dengan keberaniannya menyuarakan agar Ibas dan Ani Yudhono disidik oleh KPK atas dugaan penerimaan dana haram dari eks Bendum Partai Demokrat M Nazarudin. Serta penegasannya agar SBY tidak melakukan intervensi kepada KPK," beber Martimus.

"Hanya nama-nama ini terpantau di publik mempunyai track record yang pro demokrasi," katanya lagi.

Tetapi selain ketiga nama itu, menurut Martimus, tidak ada salahnya peserta Kongres mengukuhkan Anas kembali sebagai Ketum Partai Demokrat untuk penyelamatan demokrasi ke depan.

"Status tersangka Anas tidak menghalanginya dipilih atau dikukuhkan kembali. Apalagi semua pihak tahu bahwa bobot politik lebih mewarnai proses hukum Anas," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya