Berita

ilustrasi

Kemampuan Baca Tulis Al-Quran di Tingkat Pelajar Memprihatinkan

SENIN, 11 MARET 2013 | 05:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor, Jawa Barat, mengharapkan adanya gerakan satu Muslim satu Al-Quran sebagai upaya mendorong peningkatan kemampuan baca tulis Al-Quran di kalangan pelajar.

"Menurunnya jumlah lulusan SMA yang bisa baca dan tulis Al-Quran sangat memprihatinkan, perlu ada gerakan untuk mendorong meningkatnya kualitas pelajar bisa baca dan tulis Alquran," kata Ketua MUI Kota Bogor, Adam Ibrahim, dalam acara Gebyar Membaca dan Menulis Alquran yang diikuti sekitar 3.000 pelajar se-Kota Bogor, seperti dilansir Antara pagi ini (Senin, 11/3).

Adam mengatakan, Pemerintah Kota Bogor perlu mendorong adanya gerakan satu Muslim satu Alquran. Untuk itu, setiap Muslim perlu memiliki satu Al-Quran. "Tentunya gerakan ini tidak hanya sekedar punya Al-Quran saja, tapi setiap Muslim bisa membaca, dan bisa memahaminya," katanya.


Adam mendorong Gebyar membaca dan menulis Al-Quran yang diselenggarakan oleh Forum Umat Islam Bogor Raya dapat dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah cukup bagus untuk mendekatkan pelajar dengan Al-Quran.

"Mudah-mudahan gerakan ini tidak hanya menulis, tapi juga bisa membaca Al-Quran dengan baik dan benar," kata Adam.

Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Bogor Edgar Suratman menyambut baik keinginan MUI Kota Bogor tersebut.

Menurut Egar, kegiatan tersebut merupakan bentuk ajakan kepada masyarakat khususnya umat Islam agar mereka bisa menulis dan membaca Al-Quran dengan baik dan benar. "Kita juga mengharapkan terciptanya masyarakat Bogor yang Qurani," katanya.

Edgar mengaku prihatian dengan kondisi generasi muda saat ini yang banyak melupakan Al-Quran. Berdasarkan hasil penelitian MUI Pusat, 65 persen lulusan SMA tidak bisa membaca dan menulis Al-Quran.

"Kita berharap melalui kegiatan ini masyarakat khususnya generasi muda di Kota Bogor akan tergugah sehingga mereka mau belajar menulis dan membaca Alquran," kata Edgar.

Gebyar membaca dan menulis Alquran diselenggarakan Forum Umat Muslim Bogor Raya diikuti oleh sekitar 3.000 pelajar se-Kota Bogor. zul

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya