Berita

HIDAYAT NUR WAHID

Berbeda dengan PKB dan PPP, PKS Dorong KPU Loloskan PBB

MINGGU, 10 MARET 2013 | 14:13 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) mengabulkan gugatan yang diajukan Partai Bulan Bintang (PBB) terkait putusan KPU yang tak meloloskan partai tersebut sebagai peserta Pemilu 2014.

PKB dan PPP meminta KPU untuk mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung atas melawan putusan PT TUN tersebut.

"Saya tidak sependapat dengan PKB dan PPP," ujar Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid kepada Rakyat Merdeka Online siang ini (Minggu, 10/3).


Sebaliknya, PKS mendorong KPU melaksanakan amar putusan PT TUN tersebut agar meloloskan PBB. Tak hanya PBB, KPU juga harus meloloskan PKPI karena juga sudah dimenangkan oleh Bawaslu. Apalagi, fatwa MA juga, menurut Hidayat, meminta KPU untuk tak mempersoalkan keputusan Bawaslu tersebut.

"Keputusan ini perlu diambil oleh KPU dan tidak perlu kasasi agar kedua partai itu mempersiapkan diri ikut dalam pesta demokrasi," sambung mantan Presiden PKS ini.

Kalau masih juga mengajukan kasasi, sambung Hidayat, pasti KPU tidak akan konsentrasi dalam mempersiapkan tahapan Pemilu. Dan bila itu terjadi, dikhawatirkan hasil Pemilu 2014 akan bermasalah.

"Saya setuju untuk PBB dan PKPI, diakomodasi oleh KPU sesuai dengan dengan amar putusan PT TUN dan Bawaslu. Supaya demokrasi kita lebih akomodatif, berkualitas, tapi sekaligus Pemilu kita tidak digugat oleh partai yang merasa berhak ikut Pemilu tapi kemudian diganjal oleh KPU," tegasnya.

"Kami menyambut baik kehadiran PBB dan PKPI di 2014. Selamat datang untuk PBB dan PKPI," demikian Hidayat. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya